Seperti dilansir oleh blog Reservasi, setiap maskapai penerbangan memberlakukan aturan yang berbeda-beda, berikut ini penjelasannya. 

 Lion Group Termasuk Lion Air, Wings Air, Malindo, Batik Air

  • Ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan.
  • Penumpang juga diminta mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI) yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
Garuda Indonesia
  • Untuk kehamilan pertama, ibu hamil diperbolehkan terbang hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu. Penumpangdiwajibkan mengisi Formulir Informasi Medis (MEDIF).
  • Mulai dari kehamilan kedua, penumpang tidak diperbolehkan terbang jika kehamilan sudah pada usia 32 minggu.
Ibu Hamil Ingin Naik Pesawat? Yuk, Kenali Aturannya di Setiap Maskapai!
source: http://www.tuktuk.ro

Sriwijaya Air, NAM Air

  • Ibu hamil dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter dan jugamengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara maupun kantor cabang Sriwijaya Air.
  • Surat pernyataan ini membebaskan Sriwijaya dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
Citilink
  • Untuk usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Citilink dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  • Untuk usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di surat keterangan ini tidak bolehmelebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang.
Ibu Hamil Ingin Naik Pesawat? Yuk, Kenali Aturannya di Setiap Maskapai!
source: https://timeincapp.com
baca juga

Jetstar

  • Untuk usia kehamilan yang tidak bermasalah hingga 28 minggu, penumpang tidak perlu membawa dokumen medis apapun.
  • Untuk kehamilan yang bermasalah atau mengalami komplikasi, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. 
  • Untuk usia kehamilan di atas 28 minggu, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter tertanggal tidak lebih dari 10 hari sebelum keberangkatan.
  • Untuk penerbangan Jetstar kurang dari 4 jam: Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-40 masa kehamilan. Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan.
  • Untuk penerbangan Jetstar selama 4 jam atau lebih: Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan. Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-32 masa kehamilan.
  • Khusus Jetstar Pacific (BL), usia kehamilan 36 minggu atau lebih dapat ditolak.
AirAsia
  • Untuk usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan AirAsia dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  • Untuk usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di surat keterangan ini tidak bolehmelebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  • Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang.
Ibu Hamil Ingin Naik Pesawat? Yuk, Kenali Aturannya di Setiap Maskapai!
source: http://momjunction.com

Nah, ternyata memang penting ya Moms untuk mengetahui peraturan yang ada agar tidak menghambat perjalanan Moms dan mengganggu kenyamanan. Semoga informasi di atas bermanfaat.