Mempertimbangkan Jarah Kelahiran Anak
 

source: http://infosehatwanita.com/


Anak bukanlah sekadar rezeki yang diberikan Tuhan, melainkan juga amanah yang harus dirawat, dibesarkan, dan dididik secara maksimal. Itulah sebabnya mempersiapkan kelahiran anak harus diperhatikan dengan matang agar tiap anak mendapatkan haknya dengan baik. Beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan saat akan memiliki anak diantaranya adalah kondisi kesehatan ibu, kondisi keluarga, kondisi anak sebelumnya, serta kondisi finansial. 
 


Jarak Ideal Kelahiran Anak

Jika kamu sudah memiliki satu orang anak dan berencana untuk menambah anak lagi, ada baiknya kamu mengetahui dan mempelajari lebih lanjut pertimbangan untuk menentukan jarak ideal untuk kelahiran anak keduamu, seperti misalnya:

  1. Kondisi kesehatan ibu. Para pakar kesehatan menyebutkan bahwa kondisi kesehatan ibu idealnya akan kembali pulih dan siap untuk kembali hamil dan melahirkan adalah setelah 18-24 bulan dari persalinan anak sebelumnya.
  2. Kondisi anak pertama atau anak sebelumnya. Urungkan niatmu untuk menambah anak jika anak pertamamu masih dalam tahap ASI eksklusif. Para ahli kesehatan juga menganjurkan untuk menunda anak jika anak sebelumnya masih membutuhkan ASI eksklusif.
  3. Kondisi semua anggota keluarga. Perhatikan pula kondisi ayah, ibu, dan anak-anak sebelumnya. Apakah semuanya sudah siap dengan kehadiran bayi baru? Tanyakan pula pada anak pertamamu tentang kesiapannya menjadi seorang kakak. Memiliki anak lagi akan sangat berbeda dengan memiliki anak pertama.
  4. Kondisi finansial keluarga. Hal ini paling penting. Kamu harus mengetahui betul kondisi keuangan keluarga karena kehadiran anggota baru sama saja dengan menambah kebutuhan keluarga. Selain itu, mempertimbangkan juga jarak usia anak akan mempengaruhi kapan kamu harus mengeluarkan uang untuk sekolah anak.
source: http://ayobacaberitaku.blogspot.co.id/


 

baca juga


Plus Minus Jarak Kelahiran Dekat dan Jauh

Nah, untuk membantu kamu mempertimbangkan jarak kelahiran ideal untuk anak-anakmu, simak perbandingan mengenai kelebihan dan kekurangan jarak kelahiran dekat dan jauh berikut ini:

Jarak Kelahiran Dekat
Kelebihan

  • Anak-anak akan belajar berbagi dengan baik karena memiliki saudara dengan usia dekat.
  • Merawat beberapa anak sekaligus sehingga saat tua kamu dapat beristirahat dan menikmati anak-anak yang sudah tumbuh dewasa.
  • Bahan-bahan peralatan bayi akan lebih hemat karena dapat langsung dipakai dari anak sebelumnya ke anak selanjutnya.
Kekurangan
  • Risiko kesehatan ibu jika anak lahir dengan jarak terlalu dekat.
  • Kebutuhan ASI untuk anak pertama berisiko tidak maksimal.
  • Risiko ibu mudah stress dan depresi karena terlalu repot mengurus banyak anak sekaligus.
source: https://www.hellosehat.com/


 


Jarak Kelahiran Jauh
Kelebihan

  • Kesehatan ibu lebih terjamin dan siap untuk hamil selanjutnya.
  • Kebutuhan ASI masing-masing anak dapat terpenuhi dengan baik.
  • Ibu dapat lebih fokus pada satu anak, jadi tumbuh kembangnya dapat terpantau secara menyeluruh.
Kekurangan
  • Anak pertama akan terbiasa hidup sebagai anak tunggal, ketika memiliki adik akan butuh adaptasi.
  • Ada kemungkinan orang tua masih sibuk mengurus anak saat sudah tua.
  • Biaya mengurus anak lebih dapat direncanakan dengan baik.
source: https://www.blogdokter.net/


Itulah beberapa hal yang dapat kamu pertimbangkan sebelum menentukan kapan akan memiliki anak lagi. Pada umumnya, para orang tua lebih dianjurkan untuk menjarakkan setidaknya 4 tahun. Akan tetapi, kamu dapat menyesuaikan dengan kondisi keluargamu. Semoga bermanfaat, Moms!