Perubahan Hormon

Tubuh manusia dikendalikan oleh hormon. Pada wanita, perubahan hormon terjadi lebih sering, terutama pada saat menstruasi, kehamilan, atau ketika wanita menggunakan alat kontrasepsi. Saat hamil, hormon progesteron pada tubuh akan meningkat. Naiknya kadar hormon ini memengaruhi produksi air liur dan menimbulkan rasa logam di mulut yang menyebabkan mual.

Jadi enggak heran kalau ibu hamil sering ngidam makanan yang asam, manis, dan asin untuk menetralisir rasa logam pada mulut. Selain itu, perubahan hormon juga bisa memengaruhi rasa dan bau makanan. Hal inilah yang membuat selera makan wanita bisa berubah drastis ketika sedang hamil.

source: http://www.wajibbaca.com


 

baca juga

Kekurangan Gizi

Wanita perlu memenuhi asupan gizi yang lebih banyak pada saat hamil. Ngidam merupakan salah satu tanda jika ibu hamil kekurangan gizi, sekaligus cara untuk melengkapi kekurangan gizi tersebut. Contohnya ketika ibu hamil ngidam makan cokelat, artinya tubuh sedang kekurangan asupan gula sehingga butuh makanan manis. Meskipun begitu, ada pula ngidam yang tidak punya hubungan langsung dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Misalnya ketika ibu hamil kekurangan zat besi, makanan yang sering diidamkan justru es krim. Padahal, es krim bukanlah makanan yang mengandung banyak zat besi untuk memenuhi asupan gizi ibu hamil.

source: http://www.india.com


 

Faktor Psikologis

Ketika hamil, ada banyak perubahan para tubuh wanita yang seringkali membuat tidak nyaman. Hal ini membuat ibu hamil memerlukan perhatian yang lebih dari lingkungan sekitarnya. Nah, ngidam merupakan reaksi tubuh untuk menarik atensi agar ibu hamil lebih diperhatikan. Meskipun begitu, bukan berarti ngidam adalah sesuatu yang dibuat-buat ya. Dalam hal ini, ngidam adalah reaksi alami tubuh yang didorong oleh kebutuhan psikologis ibu hamil.

source: http://www.sheknows.com