Ciri Anak yang Obesitas
Tidak semudah itu menentukan apakah si kecil obesitas. Untuk mengetahui apakah si kecil obesitas atau sekedar gemuk, Moms perlu memastikannya dengan berkonsultasi pada dokter. Si kecil akan diperiksa tinggi badan dan berat badannya, lalu dihitung body mass index atau BMI-nya. Selain itu dokter juga akan mempertimbangkan beberapa faktor lainnya, seperti usia si kecil serta pola pertumbuhan badannya.
 

source: http://static.kidspot.com.au/cm_assets/1550/obese-babies-placed-on-weight-loss-programs-20150115130300.png~q75,dx720y432u1r1gg,c--.jpg

Penyakit Penyerta Obesitas pada Anak
Jika si kecil ternyata mengidap obesitas, penderitaannya tidak hanya sampai di situ. Obesitas akan membawa sederet permasalahan kesehatan lain, seperti:

  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Gangguan kesehatan pada kulit
  • Gangguan kesehatan pada tulang
source: http://cebudailynews.inquirer.net/files/2017/10/71-yoram-yasur-childhood-obesity.jpg
baca juga

Penyebab Anak Obesitas
Terdapat sejumlah penyebab utama obesitas pada anak, seperti keturunan, kelainan hormon, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat. Namun tahukah Moms, sebenarnya faktor paling berpengaruh terhadap terjadinya obesitas pada anak yakni kebiasaan pola makan keluarga yang dibentuk oleh Moms dan Dads. Seorang anak akan terbiasa melihat dan dihidangkan makanan sebagaimana yang orang tuanya makan. Jika si kecil terbiasa dengan pola makan Moms dan Dads yang sering memakan fast food atau meminum soda, maka si kecil akan meniru kebiasaan buruk tersebut.
 

source: http://cdn.newsapi.com.au/image/v1/8b05f49fbbb21f93c4f4c42c36bf0147

Cara Mencegah Obesitas pada Anak
Moms bisa melakukan banyak cara agar anak terhindar dari kondisi obesitas. Tentu saja, cara-cara berikut ini membutuhkan kerjasama yang baik dari Moms dan Dads.

  1. Memberikan contoh yang baik dalam pola makan dan pola keseharian. Menyantap menu makanan dan minuman yang sehat, cukup tidur di malam hari, serta beraktivitas dengan aktif dalam keseharian adalah hal-hal yang harus selalu dicontohkan Moms dan Dads pada si kecil.
  2. Sering melakukan kegiatan keluarga yang melibatkan aktivitas fisik. Hal ini bisa dilakukan setiap akhir pekan, misalnya. Daripada hanya bermalas-malasan di rumah, ajak si kecil untuk berolah raga bersama, trekking sambil mengenal alam, atau bahkan mengajarkan si kecil bermain permainan tradisional yang penuh aktivitas fisik.
  3. Ketahui masalah dan kebutuhan si kecil karena seringkali anak yang bertubuh gemuk sungkan untuk terlibat dalam kegiatan fisik yang aktif. Penyebabnya bisa karena ia malu dengan tubuhnya, merasa mudah lelah, dan sebagainya. Jika si kecil seperti ini, jangan dimarahi atau ditakut-takuti, ya. Berilah pengertian dengan cara yang menyenangkan mengapa ia perlu melawan rasa sungkannya agar dapat turut melakukan kegiatan fisik yang aktif.
source: https://www.parentcenternetwork.org/wp-content/uploads/2018/02/toddler-playing-outside.jpg