Hampir 9% Komposisi ASI Adalah Air

ASI mengandung air sebanyak 87.5 persen dari total komposisi. Oleh sebab itu, bayi dengan ASI eksklusif tidak perlu lagi diberi tambahan air meskipun berada dalam cuaca yang cukup panas. Lebih lanjut, volume dan kandungan nutrisi dalam ASI berbeda antara setiap Moms sesuai dengan kebutuhan bayi. Begitu juga dengan kekentalan ASI yang sudah sesuai dengan saluran cerna bayi sehingga tidak menyebabkan masalah pencernaan pada bayi. 

Hampir 9% Komposisi ASI Adalah Air
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS215EhZ3j4Q0DYauEbq-4sbLWH2Ae2sSP-AuTZs0RfQdottHFF

Karbohidrat

Air susu ibu mengandung laktosa yang merupakan sumber karbohidrat utama. Laktosa berfungsi sebagai sumber energi bagi otak bayi. Selain itu, laktosa juga dapat membantu mengurangi jumlah bakteri tidak sehat dalam perut sehingga proses penyerapan fosfor, kalsium dan magnesum dapat lebih optimal. 

Kadar laktosa dalam ASI hampir dua kali lipat dibandingkan kadar laktosa yang ditemukan pada susu formula. Namun jangan khawatir Moms, kejadian intoleransi laktosa dalam ASI pada bayi jarang sekali ditemukan. Hal ini disebabkan laktosa pada ASI lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan bayi.
Karbohidrat
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR9AzGzoa3K02sgi2Q5caWQb6OYFl4ieDVo1ZDZEdsjzYA9Y09o
baca juga

Protein

Seperti halnya kandungan protein dalam susu, terdapat dua jenis protein dalam ASI yaitu Whey dan Casein. Namun, ASI lebih banyak mengandung protein Whey yang lebih mudah diserap oleh usus bayi. Sebaliknya, protein pada susu sapi lebih banyak mengandung casein yang lebih sulit dicerna usus. Salah satu fraksi dalam protein Whey adalah beta laktogabolin yang menjadi penyebab alergi ditemukan pada susu sapi, tapi tidak ditemukan pada ASI. Itulah sebabnya kejadian inteoleransi protein jarang sekali ditemukan pada bayi ASI.
Protein
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRVWpm0TkrxhFeuVbmEm8s-vqfP15NhrleHP2zd0gg95rYAseZO

Lemak

Lemak memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan bayi. Lemak bermanfaat untuk  perkembangan otak, penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, dan merupakan sumber utama kalori. ASI mengandung banyak lemak, seperti lemak omega 3 dan omega 6 yang sangat baik untuk pertumbuhan otak bayi. Selain itu, ASI mengandung DHA dan ARA yang berfungsi untuk mengoptimalkan perkembangan jaringan saraf dan mata pada bayi. 
Lemak
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTZuPnF3bcfEBHkfYoZRovJicgugEHnTbgeKHXmAOR86UFZU3xbGA
baca juga

Vitamin

Tidak hanya kandungan makronutrien yang dibutuhkan bayi, tetapi juga vitamin dan mineral. ASI kaya akan vitamin, seperti vitamin K, vitamin D, vitamin E, Vitamin A dan hampir semua Vitamin yang larut dalam air seperti Vitamin B, Vitamin C, dan Asam Folat. Jumlah dan jenis vitamin yang terkandung dalam ASI sangat erat kaitannya dengan apa yang dikonsumsi ibu menyusui. Oleh karena itu, ibu menyusui hendaknya memenuhi kebutuhan nutrisi agar kebutuhan vitamin bayi dapat dipenuhi. 
Vitamin
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQnzg0GgyomNYuv-eSzb3LvHaf0KyFP6EBE9c1E9JriiBz5Kgtf

Mineral

Mineral utama yang terdapat dalam ASI adalah kalsium. Kalsium berfungsi untuk memperkuat jaringan otot dan rangka, transmisi jaringan dan pembekuan darah. Tapi tidak seperti vitamin Moms, kadar mineral tidak begitu dipengaruhi oleh apa yang ibu menyusui konsumsi dan tidak pula dipengaruhi status gizi Ibu.

Meskipun demikian, bagi Moms yang menyusui sangat penting untuk menjaga nutrisi dan pola hidup sehat. Agar kandungan-kandungan dalam ASI dapat diberikan kepada bayi selama dua tahun penuh.