1. Preeklampsia

Pre-eklampsia atau preeklampsia adalah sindrom yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan kadar protein di dalam urin (proteinuria), dan pembengkakan pada tungkai (edema). Pre-eklampsia berisiko dialami oleh ibu yang hamil kembar, terutama para ibu muda yang baru pertama kali hamil. Pre-eklampsia biasanya akan mulai menunjukkan gejala saat usia kandungan menginjak 20 minggu. Gejala-gejala yang dapat dirasakan oleh para ibu hamil antara lain sakit kepala pada daerah dahi, rasa nyeri pada daerah antara perut dan dada, gangguan penglihatan, rasa mual, gangguan pernapasan, dan gangguan kesadaran. Selain gejala-gejala tersebut, pre-eklampsia akan selalu muncul bersamaan dengan kenaikan berat badan hingga terjadi edema, kenaikan tekanan darah, dan adanya protein di dalam urin.

Ternyata, Ini Berbagai Risiko yang Mengintai Pada Kehamilan Kembar
source: https://www.freepik.com

2. Hipertensi Gestasional

Hipertensi gestasional juga merupakan tekanan darah tinggi yang dialami saat kehamilan. Ibu yang hamil anak kembar memiliki risiko lebih dari 2 kali lipat untuk mempunyai tekanan darah tinggi selama kehamilan. Selain itu biasanya hipertensi gestasional dialami oleh ibu yang sebelum hamil tidak menderita tekanan darah tinggi. 

Ternyata, Ini Berbagai Risiko yang Mengintai Pada Kehamilan Kembar
source: https://www.freepik.com
baca juga

3. Persalinan Prematur

Seperti diketahui, pada kehamilan kembar rahim diisi oleh lebih dari satu bayi di mana bayi berbagi ruang di dalam rahim. Oleh sebab itu ada risiko ketika bayi bertambah besar, dua bayi yang di dalam rahim bisa menimbulkan tanda persalinan sehingga bisa saja terjadi kelahir prematur. Perlu diketahui, angka kelahiran prematur pada bayi kembar relatif lebih sering terjadi. Selain itu kehamilan kembar juga meningkatkan risiko terjadinya Intrauterine growth restriction (IUGR) atau pertumbuhan janin terhambat. 

Ternyata, Ini Berbagai Risiko yang Mengintai Pada Kehamilan Kembar
source: http://infobaby.org

4. Dehidrasi

Pada ibu dengan kehamilan kembar pada trimester pertama biasanya akan lebih sering mual-mual yang lebih hebat. Sehingga, ibu hamil akan berisiko mengalami dehidrasi ketika muntah berlebihan juga lebih besar. Selain itu pada trimester kedua ke atas, risiko ibu mengalami anemia (kadar sel darah merah yang lebih rendah dari normal), diabetes melitus gestatitonal juga lebih besar pada kehamilan kembar.

Ternyata, Ini Berbagai Risiko yang Mengintai Pada Kehamilan Kembar
source: https://www.freepik.com