Galaktosemia

Moms, Penting! Ketahui Kondisi Ibu Tak Boleh Menyusui
source: http://www.curhatbidan.com/

Kondisi yang diderita si kecil ini merupakan penyakit genetik yang sangat langka. Si kecil kesulitan mengubah galaktosa menjadi glukosa. Bayi yang menderita kondisi ini memang terlahir normal, tapi seiring meningkatnya konsumsi ASI, maka gejala tersebut akan muncul. Tentunya si kecil yang menderita ini tidak boleh diberi asupan makanan yang mengandung galaktosa.

TBC dan Herpes

Moms, Penting! Ketahui Kondisi Ibu Tak Boleh Menyusui
source: https://rockingmama.id/post/agar-ibu-menyusui-nggak-stres-dan-ringan-bebannya-yuk-kita

Moms yang menderita TBC dan herpes simplex tidak bisa menyusui si kecil secara langsung karena akan sangat menular. Cara menyiasatinya kita bisa memerah ASI dan memasukkan ke botol. Tapi pastikan Moms menggunakan masker saat memerahnya, karena TBC dan herpes tidak menular melalui ASI, tapi menular melalui kontak langsung. Jangan khawatir, karena Moms bisa menyusui si kecil setelah menjalani terapi TBC minimal 2 minggu atau jika Moms ragu, bisa menyusui si kecil secara langsung setelah pemeriksaan menyatakan sudah tidak menularkan penyakit tersebut.

Begitu pula dengan Moms yang menderita herpes simplex, penyakit ini sangat berbahaya jika menular kepada bayi dengan sistem imun yang belum terbentuk dengan baik. Jadi Moms bisa memerah ASI melalui botol susu.

HIV

Penyakit serius ini tentunya berbahaya ya Moms, sangat tidak diperbolehkan menyusui dengan kondisi seperti ini, karena bisa menularkan virus HIV tersebut melalui ASI. Tapi, di negara-negara berkembang yang perekonomiannya rendah dikhususkan bahwa ibu yang menderita HIV tetap bisa menyusui anaknya, tapi tentunya obat anti-retro virus ARV diberikan secara teratur. Penting untuk kita ketahui, ASI dari penderita HIV harus diperah dan dimasukkan ke dalam botol, tapi sebelum diberikan kepada si kecil harus melakukan proses flash heating yaitu memanaskannya terlebih dahulu. Setelah mendidih ASI didinginkan sesuai dengan suhu badan manusia. Hal ini dilakukan agar virus HIV dalam ASI mati dan mengurangi risiko menular pada si kecil.

baca juga

Cacar Air

Moms, Penting! Ketahui Kondisi Ibu Tak Boleh Menyusui
source: http://obatcacarairuntukibuhamilgoldg.blogspot.com

Seperti Moms ketahui, penyakit cacar air sangat menular. Nah, ibu menyusui yang sedang menderita cacar air disarankan untuk tidak menyusui si kecil secara langsung untuk menghindari penularan melalui udara dan dari lepuhan cairan di kulit.
 

Sedang Menjalani Kemoterapi

Moms yang sedang menjalani kemoterapi sangat tidak dianjurkan memberikan ASI-nya, dikarenakan obat yang ada di dalam darah Moms bisa masuk ke dalam ASI dan tentunya bisa memberikan efek yang sangat buruk bagi si kecil. Nah, untuk menghindari payudara yang bengkak, Moms bisa memompa ASI dan membuangnya. Jangan khawatir, setelah proses kemoterapi selesai dan dokter sudah mengizinkan Moms untuk memberikan ASI, maka sudah bisa menyusui secara langsung maupun memerah ASI.

Penting banget nih buat Moms mengetahui kapan kita tidak boleh menyusui si kecil. Tentunya hal ini dilakukan untuk kebaikan dan kesehatan si kecil ya Moms. Tetap semangat dan jangan menyerah untuk tetap menyusui.