Uang Saku untuk Anak
 

Memberikan Uang Saku untuk Anak, Sebaiknya Berapa, Ya?
source: http://www.betterparenting.com/


Perlu disadari sejak awal, pemberian uang saku anak bukanlah hanya sekedar memberikan bekal uang untuk jajan harian anak. Saat kamu mulai memberikan uang saku, itu artinya kamu harus juga mulai mengiringinya dengan pendidikan dan penanaman nilai-nilai tentang arti uang, manajemen keuangan, menabung dan berhemat. Kebanyakan orang tua yang melewatkan hal ini umumnya akan kewalahan dalam menghadapi anak yang sering meminta uang dan kehabisan uang saku. Untuk itu, simak beberapa tips penting untuk memberikan dan menentukan jumlah uang saku pada anak berikut ini.


Jelaskan Makna Uang Pada Anak
 

Memberikan Uang Saku untuk Anak, Sebaiknya Berapa, Ya?
source: https://www.simplemost.com/


Meskipun usia si kecil masih kecil, tidak ada salahnya untuk memperkenalkan arti uang sejak dini, khususunya jika ia akan mulai memasuki usia anak taman kanak-kanak. Katakan padanya uang adalah benda yang tidak boleh dihambur-hamburkan. Untuk mendapatkan uang diperlukan kerja keras, untuk itu siapapun harus bisa mengatur dan mengelola uang yang dimilikinya. Katakan padanya jika kamu dan pasangan mendapatkan uang dari hasil jerih payah yang tidak mudah. Dengan begitu, ia akan lebih berhati-hati dalam menggunakan dan menyimpan uangnya.
 

baca juga


Ajarkan Cara Mengelola Uang Jajan
 

Memberikan Uang Saku untuk Anak, Sebaiknya Berapa, Ya?
source: https://www.today.com/


Setelah itu, mulailah untuk mengajarkan anak cara untuk mengelola uang jajan. Kamu dapat memulainya dari meminta si kecil memberikan laporan, baik lisan maupun tulisan, untuk apa uang sakunya digunakan. Perkenalkan juga arti prioritas, mana yang lebih penting untuk dibeli dan mana yang tidak. Setelah ia mulai mengenal prioritas, kamu dapat mulai mengajarkan ia cara menabung. Catatan keuangan, pemahaman prioritas, serta kemampuan menabung harus mulai diajarkan sejak dini.


Menentukan Nominal Uang Saku
 

Memberikan Uang Saku untuk Anak, Sebaiknya Berapa, Ya?
source: http://www.pressroomvip.com/


Untuk uang saku di awal, kamu dapat menentukan nominalnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan si kecil. Kemudian, seiring dengan pertambahan usianya, sekitar SMA atau kuliah, kamu bisa mulai mengajaknya untuk mengkomunikasikan jumlah uang saku yang ia butuhkan. Kamu bisa memintanya menuliskan segala kebutuhan dan mewajibkannya memberikan laporan untuk uang yang ia gunakan. Memberikan kepercayaan perlu diiringi oleh membiasakan anak untuk terbuka mengenai keuangannya. 

baca juga


Sesuaikan dengan Kemampuan Orang Tua
 

Memberikan Uang Saku untuk Anak, Sebaiknya Berapa, Ya?
source: https://www.todaysparent.com/


Yang terakhir, kamu perlu untuk memastikan bahwa uang saku yang kamu berikan memang benar-benar sesuai dengan kemampuan dan kondisi finansial keluarga saat ini. Jangan memaksakan untuk memberikan banyak uang jika memang kamu belum mampu untuk memberikannya. Kamu bisa menggantinya dengan menyiapkan bekal makanan, snack, dan minuman sebagai pelengkap uang saku yang sedikit. Jika anak sudah mulai besar, komunikasikan juga kondisi keuanganmu agar ia dapat paham dan mengerti kondisi orang tuanya dan keluarga.