1. Informasikan pada pihak maskapai
Saat memesan tiket, Moms amat disaranakan untuk menginformasikan pada pihak maskapai penerbangan bahwa Moms akan terbang bersama bayi berusia sekian. Hal ini bermanfaat untuk mendapatkan informasi apakah maskapai penerbangan tersebut memiliki bassinet atau tempat tidur lipat khusus bayi, dan bagaimana cara memesannya. Sejumlah maskapai juga membolehkan pembelian tiket kursi untuk bayi berusia di atas 6 bulan dan menyediakan car seat untuk dipasangkan ke kursi tersebut. Sementara ada juga maskapai yang meminta orang tua untuk membawa car seat sendiri.
 

source: https://www.babble.com/wp-content/uploads/2015/08/Baby-plane-1.jpg

2. Buat daftar barang yang akan dibawa ke kabin
Perlengkapan bayi yang tidak terbawa masuk ke kabin tentu akan menyulitkan Moms, apalagi jika melakukan penerbangan dengan waktu yang panjang. Untuk itu buatlah daftar barang yang akan dibawa ke kabin, dari mulai popok dalam jumlah yang dilebihkan, pakaian ganti, mainan, botol dot, dan lain-lain. Mengenai aturan batasan benda cair yang boleh dibawa ke kabin, Moms perlu tahu bahwa ini tidak termasuk ASI, susu formula, serta makanan bayi.
 

source: https://cdn-image.travelandleisure.com/sites/default/files/styles/1600x1000/public/mother-baby-plane0316.jpg?itok=GPCNH2OI
baca juga

3. Check-in lebih awal
Moms sebaiknya melakukan check in lebih awal agar lebih leluasa dalam memilih tempat duduk. Pilihlah tempat duduk di deretan depan dimana lebih minim guncangan serta lebih tidak bising. Juga, tempatkan kursi di sisi jendela agar bayi dapat melihat pemandangan sehingga tidak bosan. Check in lebih awal juga akan membuat Moms tidak perlu berjalan terburu-buru di bandara hingga membuat bayi resah.
 

source: https://www.frankfurt-airport.com/content/dam/airport/IK_Service/buggyverleih-frankfurt-airport.jpg/_jcr_content/renditions/cq5dam.web.1280.1280.jpeg./cq5dam.web.1280.1280.jpeg

4. Selimuti bayi
Terutama untuk bayi yang baru pertamakali naik pesawat, ada baiknya Moms membawa selimut yang biasa digunakan bayi di rumah. Selimuti bayi dengannya sepanjang penerbangan. Tekstur bahan serta aroma khasnya akan membuat bayi lebih tenang seakan sedang berada di rumah.
 

source: https://images.parents.mdpcdn.com/sites/parents.com/files/styles/story_featured_image/public/traveling-with-baby-on-airplane.jpg
baca juga

5. Bersikap sopan
Jika terjadi hal-hal yang di luar rencana, seperti bayi menangis dengan bising, menarik kalung penumpang di sebelah, atau memukul kepala penumpang di belakangnya, mintalah maaf. Bayi tidak bisa meminta maaf sendiri. Maka Moms-lah yang harus meminta maaf, dan lakukan dengan sopan serta tulus. Begitu pula jika hendak meminta sesuatu pada pramugari. Meskipun keadaan bisa menjadi membuat panik, selalu bersikap sopanlah kepada orang lain. Tentunya Moms tak mau seisi pesawat jadi kesal dengan keberadaan bayi Moms, bukan?
 

source: https://cdn-image.travelandleisure.com/sites/default/files/styles/1600x1000/public/1462294035/jetblue-baby-CRY0516.jpg?itok=RZz_xU_Q