Untuk memastikan kondisi janin normal dan sehat, maka dokter biasanya akan menghitung tendangan bayi atau gerakan janin mulai minggu ke 28 hingga menjelang persalinan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Seberapa Sering
Luangkan waktu dua kali sehari untuk menghitung tendangan bayi. Satu kali di pagi hari, ketika tendangan dan pukulan janin cenderung lebih jarang, dan sekali di malam hari ketika janin bergerak lebih aktif.

Yang Harus Dilakukan
Lihat jam dan mulai menghitung. Hitung gerakan apa pun (tendangan, pukulan, debaran). Berhenti menghitung ketika kamu merasakan sekitar 10 gerakan. Jangan lupa catat waktunya.

Tanda Janin Normal
Sepuluh gerakan apa pun yang dilakukan bayi dalam rahim dalam satu jam atau kurang adalah merupakan pertanda normal. Apabila kamu belum merasakan 10 gerakan dalam satu jam, makanlah camilan atau jus buah, kemudian berbaringlah dan lanjutkan menghitung. Nah, apabila dibutuhkan lebih dari dua jam untuk mencapai 10 gerakan, segera berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan. 

Perlu diingat Moms, menjelang persalinan pemeriksaan rutin gerakan janin semakin penting!
 
source: https://www.babycentre.co.uk

 

Bulan Ke-7

Ketika kehamilan berusia 7 bulan, bayi masih punya cukup ruang untuk bergerak-gerakan dalam rahim. Gerakan janin terasa lebih kuat dan kadang-kadang menyentak. Tendangan dan pukulan janin bukan satu-satunya gerakan yang wanita hamil rasakan di bulan ini. Wanita hamil juga mungkin merasakan debaran yang ritmis. Debaran itu terjadi karena bayi cegukan. Tenang, Moms karena cegukan pada bayi di dalam rahim normal terjadi. Cegukan juga tidak mengganggu kenyamanan bayi. 
 
source: https://www.livingandloving.co.za

 
baca juga

Bulan ke 8

Pada bulan ke-8, rahim semakin sempit. Di usia ini, wanita hamil tetap merasakan gerakan janin seperti bergoyang ataupun berputar di dalam rahim. Sesekali gerakan bayi terasa seperti tusukan atau sikutan. Apabila Moms merasa tidak nyaman dengan gerakan janin ini, maka coba ubah posisi. Ubah posisi dari berdiri ke duduk atau berbaring agar bayi beralih melakukan hal lain. Kadang kamu akan melihat sesuatu yang menonjol pada perut yang mungkin saja lutut atau kaki bayi. Respon dengan sentuhan lembut ya, Moms! 
 
source: https://www.babycenter.com.au

 

Bulan ke 9

Di bulan terakhir menjelang persalinan, ruang rahim semakin sempit sehingga wanita hamil jarang merasakan tendangan atau pukulan bayi. Sebagai gantinya, kamu akan merasakan seperti gerakan bayi berputar atau terbalik. Kadang ibu akan merasa nyeri di bawah perut dan tulang rusuk seperti ditekan dan dipelintir. 

Sebelum Persalinan
Dua sampai tiga minggu menjelang proses persalinan, pola gerakan bayi berubah di dalam rahim. Saat bayi mengubah posisi kepala ke jalan lahir, kamu mungkin akan merasakan nyeri dan tekanan di sekitar leher rahim. Mendekati hari persalinan, bayi bergerak lebih sedikit. Namun, ibu harus tetap merasakan gerakan bayi setiap hari. Jika tidak, maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk mewaspadai masalah pada bayi dalam kandungan. 

 
source: https://www.mamanatural.com