Menciptakan Suasana Positif

Suami adalah orang pertama yang sangat dipercaya istri. Saat menyusui, ada kalanya datang kendala, seperti ASI yang tidak keluar, emosi ibu yang naik turun, kelelahan, bahkan baby blues. Saat itu, Moms membutuhkan orang yang memberikan pandangan positif sehingga ia bisa terus menyusui. Jika sang suami mengatakan "mungkin kita beri susu formula saja" maka runtuhlah kepercayaan diri istri. 

Cukup dengan mengetahui di mana ruang laktasi saat bepergian. Mengetahui apa saja kebutuhan menyusui istri, mencari tahu sumber masalah saat menyusui. Atau bahkan diam dan mengusap-usap punggung istri saat masalah datang. Istri akan merasa tenang untuk menyusui apapun yang terjadi. 

source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT3Qo620mqCC48IXCIH0-iLHOpUdkdyPYoMbhZMRp3sodVr7XT-qduv0c5HKg

Istri Memiliki Waktu Istirahat Lebih

Tidak dapat dipungkiri bahwa menyusui adalah kegiatan yang sangat melelahkan. Sepertinya hanya duduk diam, tapi menyusui membutuhkan kalori lebih dibandingkan saat Moms tidak menyusui. Bagi Moms yang baru saja menyusui tentu tidak memiliki banyak waktu istirahat. Apalagi jika ada sang kakak yang butuh perhatian.

Saat seperti ini kehadiran suami sangat dibutuhkan. Suami bisa mengambil alih anak-anak saat senggang, misal sepulang kerja atau di hari libur agar istri bisa istirahat sejenak. Suami bisa membiarkan istri istirahat dengan melakukan hal-hal yang istri sukai. Satu atau dua jam adalah waktu yang sangat langka bagi para ibu menyusui untuk istirahat tanpa "gangguan".

source: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR81h6VT1QOjFaOo_WMctqUhTHAj4boDaSskV3qzYau0E3kaWx-nMwaT7Jyhg
baca juga

Istri Merasa Tidak Sendiri

Saat malam hari, Moms terbangun atau bahkan belum tidur sama sekali untuk menyusui. Saat itu, ada kalanya Moms ingin ditemani. Adanya suami yang ikut terbangun, dan menemani Moms menyusui tentu akan membuat Moms bersemangat.

Apalagi jika suami ikut membantu mengurusi keperluan Moms seperti mengambilkan makanan, minuman, atau sekedar menyediakan bantal menyusui. Duh, rasanya menyusui jadi lebih ringan ya, Moms? 
 

source: https://images.parenting.mdpcdn.com/sites/parenting.com/files/styles/facebook_og_image/public/1100_how_to_support_breastfeeding_wife.jpg?itok=i90-uFZU

Meringankan Pekerjaan Moms Sebagai Istri dan Ibu

Mendukung ibu menyusui tidak hanya seputar urusan menyusui. Suami bisa memberikan dukungan dengan cara mengambil alih tugas rumah tangga. Misalkan suami yang mencuci baju anggota keluarga yang lain, sedangkan istri fokus baju si bayi. Suami bisa juga belanja, memasak sekedarnya, membersihkan rumah, atau apapun yang dapat meringankan pekerjaan istri. Dengan begitu, istri akan fokus menyusui tanpa memikirkan banyak hal. 

source: https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTY8CQhL29TS641EqGj7yAuQye_R0uHULnMJFROUX7fyIRa2hAU3yuvwERh

Tidak semua suami mengerti apa yang harus dilakukan untuk mendukung ibu menyusui, itu wajar Moms. Suami juga tidak tahu harus bagaimana saat ibu menyusui tiba-tiba emosi atau menangis. Hal ini bisa dipahami karena apa yang suami lihat dan apa yang Moms rasakan bisa saja berbeda. Oleh karena itu, ajak suami secara perlahan dan jelaskan apa saja yang kita butuhkan agar suami tahu apa yang harus dilakukan. Selamat menyusui Moms!