Penolakan bayi terhadap susu formula juga dapat disebabkan oleh keadaan fisik bayi yang terganggu. Jika bayi mengalami flu, ia akan merasakan kesulitan bernafas sehingga memungkinkan untuk tidak meminum susu formula. Selain keadaan bayi yang flu, gangguan pencernaan juga sering terjadi pada anak apalagi yang sedang mengonsumsi MPASI. Tumbuh gigi atau sariawan juga menjadi faktor penolakan, karena bayi akan merasakan sakit pada bagian gusi. Kendala tersebut membuat bayi hilang selera makan bahkan hanya untuk meminum susu. Berikut penjelasannya.

source: https://babystraatje.nl/

Tumbuh Gigi dan Sariawan

source: https://serisehat.com/

Tumbuh gigi atau sariawan juga menjadi faktor penolakan bayi minum susu tiba-tiba, karena bayi akan merasakan sakit pada bagian gusi. Jika mulut sedang mengalami luka, makanan atau minuman yang masuk membuatnya merasakan perih karena ada sentuhan antara makanan atau minuman yang masuk dengan bagian-bagian mulut yang memiliki luka. Hal-hal mengenai gangguan fisik ini perlu diperhatikan jika Moms ingin membuat si kecil ingin meminum susu kembali.

baca juga
Gangguan Pencernaan
source: http://www.solusisehatku.com/
Moms perlu mengamati hal ini, jika ada tanda sulit poop dan muntah-muntah, berarti si kecil mengalami gangguan pencernaan. Moms perlu khawatir karena masalah pada pencernaan bisa mempengaruhi nafsu makan anak termasuk minum susu. Segera bawa ke dokter jika hal ini terjadi.
Rasa Susu yang Berbeda
source: http://www.mendetail.com/
Hal yang paling terlihat ketika anak menolak susu formula adalah rasa susu yang berbeda dari sebelumnya atau si kecil yang minum ASI menolak berpindah ke susu formula. Moms perlu memberi si kecil waktu untuk beradaptasi dengan rasa yang baru atau Moms bisa mencari rasa susu bayi yang disukai si kecil.
baca juga
Gangguan Pernafasan
source: https://www.ibudanbalita.com/
Saat pilek ataupun flu biasanya hidung tersumbat, hal ini tentunya mengganggu pernafasan si kecil yang membuatnya sulit untuk menyedot susu atau meminumnya, bahkan nafsu makannya pun akan berkurang. Moms perlu khawatir dan membawa si kecil ke dokter untuk mengatasinya agar si kecil bisa nyaman untuk makan dan minum susu kembali.
Pada dasarnya bukan hanya karena susu formulanya saja, bisa jadi pengalaman buruk pernah dialami bayi ketika mencoba meminum susu formula. Hal ini mempengaruhi psikologis bayi. Asosiasi minum susu dengan sesuat yang menurutnya tidak nyaman juga dapat menimbulkan ketidakinginan untuk mengalaminya lagi, misalnya saja merasakan dot yang panas, aliran dot yang terlalu deras sehingga bayi kewalahan ketika akan menelan atau merasakan emosi orang tua ketika memaksa meminum susu formula. Sebagai pengganti susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, Moms bisa memberikan makanan pendamping atau vitamin agar asupan gizinya tetap terjaga.