Hormon Kehamilan (HCG)

Kira-kira sepuluh hari setelah sel telur dibuahi sel sperma di saluran tuba falopi, telur yang telah dibuahi itu bergerak menuju rahim dan melekat pada dindingnya. Sejak saat itulah plasenta mulai berkembang dan memproduksi hCG yang dapat ditemukan dalam darah serta air seni. Keberadaan hormon protein ini sudah dapat dideteksi dalam darah sejak hari pertama keterlambatan haid, yang kira-kira merupakah hari keenam sejak pelekatan janin pada dinding rahim. Kadar hormon ini terus bertambah hingga minggu ke 14-16 kehamilan, terhitung sejak hari terakhir menstruasi. Sebagian besar ibu hamil mengalami penambahan kadar hormon hCG sebanyak dua kali lipat setiap 3 hari.

Peningkatan kadar hormon ini biasanya ditandai dengan mual dan pusing yang sering dirasakan para ibu hamil. Setelah itu kadarnya menurun terus secara perlahan, dan hampir mencapai kadar normal beberapa saat setelah persalinan. Tetapi adakalanya kadar hormon ini masih di atas normal sampai 4 minggu setelah persalinan atau keguguran.
 

Ketahui Lebih Lanjut Hormon hCG Pada Ibu Hamil Yuk, Moms!
source: http://www.rtmagazine.com

Adakah efek samping HCG? 

Produksi HCG akan meningkat hingga sekitar hari ke 70 dan akan menurun selama sisa kehamilan. Hormon kehamilan HCG mungkin mempunyai fungsi tambahan, sebagai contoh diperkirakan HCG mempengaruhi toleransi imunitas pada kehamilan Tetapi adakalanya kadar hormon ini masih di atas normal sampai 4 minggu setelah persalinan atau keguguran. Kadar HCG yang tinggi dalam darah menyebabkan mual-muntah (morning sickness).

 

Ketahui Lebih Lanjut Hormon hCG Pada Ibu Hamil Yuk, Moms!
source: https://groundreport.com
baca juga

Jumlah kadar HCG yang ideal bisa berubah atau berbeda-beda tergantung pada usia kehamilan. Kadar HCG yang ideal adalah tidak terlalu rendah, maupun tidak terlalu tinggi. Jumlah hormon HCG tidak ditentukan oleh umur si ibu, jadi yang benar-benar mempengaruhi  jumlah kadar HCG adalah usia kehamilan. 

Jika HCG ibu hamil rendah:

  • Kesalahan perhitungan umur kahamilan
  • Keguguran
  • Kehamilan Ektopik 


Jika hCG ibu hamil tinggi:

  • Kesalahan perhitungan umur kehamilan
  • Kehamilan molar (hamil anggur)
  • Multiple pregnancy


 

Ketahui Lebih Lanjut Hormon hCG Pada Ibu Hamil Yuk, Moms!
source: http://larmony.med.br