1. Ajukan Asuransi Selagi Sehat

Seperti yang dijelaskan oleh Moneysmart.id, perusahaan asuransi tak mau menanggung biaya orang yang sudah sakit duluan. Mereka pasti menggunakan ketentuan pre-existing condition. Maksudnya, penyakit yang tak ditanggung lantaran sudah diderita sebelum jadi nasabah perusahaan asuransi. Ketentuan ini ada karena perusahaan asuransi ini tak mau rugi mengingat biaya untuk meng-cover pengobatan lebih besar daripada polis. Intinya, perusahaan asuransi tak mau menerima nasabah yang sudah menderita sakit. Kalau pun diterima dengan syarat tak menanggung sakit yang sudah diderita itu. Oleh karena itu, segera ajukan asuransi kesehatan secepat mungkin ya Moms. 
 

source: http://kathmandupost.ekantipur.com

2. Tawaran Cash Plan Bukan Prioritas

Cash plan adalah tawaran asuransi dengan manfaat penggantian berdasarkan berapa lama rawat inap. Jika satu hari inap diganti Rp 1 juta, maka kalau dirawat di rumah sakit selama lima hari dapat penggantian Rp 5 juta. Penggantian tersebut tanpa lihat berapa banyak uang yang dihabiskan untuk pengobatan. Padahal idealnya asuransi itu mengganti semua tagihan di rumah sakit. Misalnya biaya kamar inap, dokter, obat, dan lain sebagainya. Dengan penggantian itu maka moms bisa menekan kemungkinan isi kantong karena bayar tagihan yang tak ditanggung asuransi. Memang cash plan lebih murah daripada bayar premi asuransi. Cuma kalkulasi terlebih dahulu, jika bayar premi memberi manfaat lebih banyak, maka cash plan jadi tak menarik lagi. Cash plan bisa saja diambil tapi sebagai tambahan saja kalau sudah punya asuransi kesehatan. 

source: https://www.quora.com
baca juga

3. Cek Ketentuan Fenomenal 

Setiap perusahaan asuransi pasti memiliki ketentuan sendiri mengenai rawat inap dan beberapa perusahaan pun memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Nah, oleh sebab itu Moms wajib banyak bertanya mengenai ketentuan rawat inap. Misalnya saja definisi rawat inap itu harus di rumah sakit, bukan di klinik. Maka itu pelajari dengan teliti ketentuan syarat rawat inap agar mendapat asuransi yang tepat.

 

source: https://www.iamexpat.nl

4.  Kebijakan Double Claim 

Lebih baik kalau asuransi kesehatan punya kebijakan double plan. Cukup pakai fotokopi kuitansi rumah sakit yang dilegalisir, maka klaim pun bisa dicairkan. Meskipun sudah dapat fasilitas asuransi kesehatan dari kantor, tapi bisa jadi plafonnya belum maksimal. Maka itu sebisa mungkin mencari asuransi yang bisa double claim. Belakangan banyak kok perusahaan asuransi yang menerima double claim. Sebagai contoh Prudential. Produk asuransinya bisa mencairkan klaim cukup dengan modal fotokopi yang sudah dilegalisir rumah sakit, meski asuransi kantormu sudah menggantikannya.

source: https://indiatvnews.com