Amankah menggunakan sabun pembersih vagina? 

Perlu kamu ketahui sebenarnya kondisi vagina saat haid dan sesudahnya, memang tidak sama ketika tidak menstruasi, kadang muncul bau yang berbeda dari biasanya dan juga terasa gatal. Begitupun saat vagina lembab dan berkeringat maka akan menimbulkan gatal dan bau tak enak. 

Namun hal tersebut merupakan hal yang wajar selama tidak ada keluhan-keluhan seperti perdarahan di luar siklus menstruasi, nyeri saat berhubungan seksual dan muncul nyeri di perut bagian bawah yang tidak seperti biasanya.

source: https://dr6lu7haad5wd.cloudfront.net

Menggunakan produk pembersih kewanitaan sebenarnya tidak dianjurkan karena sebenarnya vagina memiliki bakteri baik yang bisa membersihkan secara alami tingkat pH kewanitaan yang dijaga dalam kadar tertentu oleh tubuh. Oleh karena itu sebenarnya penggunaan sabun dapat menyebabkan perubahan kondisi asam basa dan flora normal vagina.

Yang harus kamu lakukan untuk menjaga kebersihan Miss V dan kesehatan wanita:

  1. Menjaga kebersihan daerah kewanitaan dengan membasuhnya dari depan ke belakang menggunakan air mengalir dan sabun pembersih yang tak memiliki aroma kuat.
  2. Jangan terlalu sering menggunakan sabun pembersih vagina karena berisiko menimbulkan iritasi pada vagina.
  3. Gantilah pembalut minimal 3x dalam sehari untuk menjaga kebersihan vagina, terlebih jika darah menstruasi keluar banyak
  4. Bersihkan vagina dari depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri dari anus ke vagina. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih dan vagina
  5. Menggunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan berbahan lembut. 
  6. Mengonsumsi makanan bergizi khususnya sayur-sayuran
  7. Jika kamu sudah menikah ada baiknya lakukan test pap smear
source: http://healthadvice365.com
baca juga

Tips memilih pembersih kewanitaan yang aman

1. Hindari pembersih dengan aroma kuat

Sebaiknya jangan membeli pembersih vagina yang memiliki aroma tajam karena dapat merusak kesehatan Miss V kamu. Pilihlah pembersih dengan aroma yang ringan karena aroma menyengat justru berbahaya karena banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan wanita. 

2.  Mengandung asam laktat

Sejak zaman dahulu para wanita telah menggunakan susu asam untuk membersihkan vagina. Hal ini karena di dalam susu asam terkandung asam laktat yang berguna menjaga tingkat keasaman vagina. Oleh karena itu kamu wajib memilih pembersih vagina dengan pH 3 - 4,5. 

source: https://medicalnewstoday.com


3. Kandungan Biolacto Active

Perlu kamu ketahui akan lebih baik memilih pembersih kewanitaan yang memiliki kandungan biolacto active dimana zat ini terbuat dari bahan alami yang mampu menjaga flora normal dan menjaga pH alami 3,5 di bagian organ intim Miss V kamu. 

4. Mengandung Kaprat Gliserida

Dalam sabun pembersih kewanitaan kandungan kaprat gliserida ini berguna untuk melembabkan dan menghidrasi kulit. Selain melembabkan zat ini dapat memacu pertumbuhan sel-sel yang baru. Ada baiknya kamu memilih produk sabun pembersih Miss V yang mengandung kaprat gliserida ini.