Kapan Anak Memerlukan Kursus?

Seperti yang kita ketahui bersama, kemampuan belajar seseorang memang sangat tinggi pada periode anak-anak. Akan tetapi, kita perlu mengetahui apakah si kecil memang sudah mampu untuk mengikuti sederet kursus dan les yang kamu pilihkan. Satu hal yang perlu kamu pahami, masa kecil adalah masa bermain, jangan sampai kamu mengambil hak anak untuk menikmati masa belajar sambil bermain dengan kegiatan kursus yang tidak sesuai dengan usia dan karakternya.
 

Jangan Berlebihan Moms, Ketahui Kursus yang Diperlukan dan Tidak Diperlukan Anak
source: https://theprotec.com/


 


Memilih Kursus yang Direkomendasikan untuk Anak

Tidak ada salahnya jika kamu ingin mengoptimalkan kemampuan belajar anak dengan mendaftarkannya kursus atau les sejak dini. Akan tetapi, perhatikan bahwa kamu harus mengetahui hal-hal penting berikut ini agar kursus dapat berjalan optimal tanpa mengganggu perkembangan alami si kecil.

  1. Pastikan kamu mengetahui waktu efektif anak untuk belajar sesuai dengan usianya. Jika si kecil masih balita, pastikan kamu tetap mengutamakan jadwalnya untuk bermain, makan, dan tidur. Ingat, ia masih dalam masa pertumbuhan yang harus kamu utamakan.
  2. Kenali karakter anak. Tiap anak mempunyai karakter yang berbeda. Sebagian mungkin menunjukkan respon yang positif untuk belajar dan mempunyai periode konsentrasi yang panjang. Jika itu terjadi pada anakmu, tidak ada salahnya untuk mulai mendaftarkannya pada kursus yang sekiranya cocok.
  3. Pilihlah kursus yang bermanfaat sesuai dengan usia si kecil. Jika anakmu masih balita, pilihkan kursus yang memberikan suasana menyenangkan baginya. Misalnya untuk kursus bahasa Inggris, pastikan metode yang diberikan sesuai dengan usianya. Namun, jika si kecil sudah memasuki usia sekolah, kamu dapat mempertimbangkan kelas kursus yang lebih serius dan menyesuaikan dengan kebutuhan anak.
Jangan Berlebihan Moms, Ketahui Kursus yang Diperlukan dan Tidak Diperlukan Anak
source: https://www.udemy.com/


 

baca juga


Hal yang Harus Dihindari Saat Memilihkan Kursus untuk Anak

Akan tetapi, kamu juga harus berhati-hati. Jangan sampai kursus yang kamu persiapkan untuk si kecil malah mengganggu hak-haknya sebagai anak.

  1. Jangan mengambil waktu bermain anak. Jika si kecil masih balita, pastikan waktu kursus tidak menyita waktu bermain anak.
  2. Hindari kursus yang tidak sesuai dengan karakter anak. Berikan kursus yang menyenangkan agar membuatnya lebih nyaman dalam belajar.
  3. Hindari bertindak otoriter dalam menentukan kursus anak. Apabila si kecil sudah memasuki usia sekolah, tanyakan padanya apakah ia mau mengikuti kursus? Libatkan anak dalam menentukan keputusan les apa yang ia butuhkan. Ini penting untuk membuatnya lebih bertanggung jawab dalam belajar.
Jangan Berlebihan Moms, Ketahui Kursus yang Diperlukan dan Tidak Diperlukan Anak
source: http://stephaniedaviesarai.com/


 


Menentukan Kursus yang Penting dan Tidak Penting

Terakhir, kamu juga harus mulai menyeleksi apa kursus yang tepat untuk anakmu. Pasalnya, tidak ada standar pasti mengenai penting dan tidak pentingnya sebuah kursus. Setiap anak memiliki karakter, personality, passion, dan kemampuan yang berbeda satu sama lain. Akan tetapi, kamu dapat menanyakan kembali apa tujuan dari kursus yang ingin kamu berikan pada anak. Jika untuk belajar, dua kursus yang sangat direkomendasikan tentu kursus  bahasa Inggris dan kursus berhitung. Sedangkan, jika kamu ingin mengoptimalkan bakat anak, kamu dapat mulai memberikan kursus keterampilan seperti musik, lukis, atau tari.