1. Mendukung Tumbuh Kembang Janin

Tendangan atau gerakan bayi di dalam rahim memiliki banyak maknya, salah satunya adalah untuk mendukung pertumbuhan janin dan perkembangannya. Tendangan bayi sangat penting untuk melatih otot, sendi, tulang dan bagian tubuh yang masih sedang berkembang dan bertumbuh. Biasanya, semakin bertambah usia bayi, kekuatan tendangannya akan lebih terasa. Hal itu menunjukkan bahwa pertumbuhan janin sedang dalam kondisi normal dan baik. 
 
1. Mendukung Tumbuh Kembang Janin
source: https://blog.pregistry.com/baby-kick/

 

2. Merespon Cahaya, Suara dan Sentuhan

Panca indra bayi sudah berkembang semasa dalam rahim. Hal ini terbukti dengan kemampuan bayi merespon sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitarnya, baik itu di dalam rahim maupun di luar rahim. Misalnya, saat terlalu banyak cahaya, bayi akan merespon dengan melakukan gerakan menendang. Begitupun ketika mendengar sesuatu ataupun merasakan sentuhan dari sang ibu. Nah, ada pula kondisi di mana bayi akan bergerak atau menendang untuk memberikan respon terkait asupan gizi yang dikonsumsi ibu hamil, baik itu makanan pedas atau berbumbu kuat. 
 
2. Merespon Cahaya, Suara dan Sentuhan
source: https://www.anniehelen.com

 
baca juga

3. Menunjukkan Karakter Bayi

Beberapa orang juga meyakini bahwa tendangan ataupun gerakan bayi dapat menunjukkan karakternya kelak. Misalnya bayi yang sering bergerak dan menendang kemungkinan akan lahir sebagai bayi atau anak yang aktif bergerak. Sementara yang lebih sedikit menendang semasa dalam rahim, mungkin akan tumbuh lebih kalem. 
 
3. Menunjukkan Karakter Bayi
source: https://www.babycenter.com.au

 

4. Bayi Sedang Penuh Energi

Ada posisi ibu hamil tertentu yang merangsang bayi untuk lebih sering bergerak ataupun menendang. Misalnya saat berbarik ke kiri, bayi menjadi lebih sering menendang akibat suplai darah yang meningkat ke rahim. Meningkatnya suplai darah ini akan merangsang bayi lebih aktif karena memiliki energi. 
 
4. Bayi Sedang Penuh Energi
source: https://www.momjunction.com

 
baca juga

5. Ingin Berkomunikasi

Gerakan atau tendangan yang dilakukan bayi dalam rahim juga merupakan suatu bentuk komunikasi dengan sang ibu. Lewat gerakan dan tendangan yang dilakukan bayi, seakan ingin memberitahu bahwa kondisinya normal dan sehat-sehat saja di dalam kandungan. Untuk itu, Moms perlu mempelajari mengenai tendangan normal bayi. 

Biasanya bayi sudah mulai menendang di usia 16-25 minggu. Saat menginjak usia di atas 24 dan 25 minggu, frekuensi tendangan semakin sering. Lalu, tendangan mulai berkurang saat menginjak usia di atas 36 minggu. 
 
5. Ingin Berkomunikasi
source: https://howtoadult.com

Nah, itu dia beberapa alasan bayi menendang di dalam rahim. Setiap ibu hamil wajib mengetahui hal ini!