Apa Itu Arsenic Hour?

Arsenic hour adalah sebuah kondisi di mana bayi mulai menangis tiba-tiba. Biasanya terjadi pada sore atau malam hari dan berlangsung selama 30 menit hingga satu jam. Namun ada juga bayi menangis tanpa henti selama berjam-jam. Ketika bayi mengalami hal ini, ia akan sulit dihibur. Pemberian ASI pun tidak mempan menghentikan tangisan bayi.

Kondisi ini biasanya menyerang pada masa-masa awal perkembangan bayi, yaitu sekitar dua hingga tiga minggu setelah kelahiran dan mencapai puncaknya pada minggu kedelapan. Lalu akan mulai berkurang sekitar tiga hingga empat bulan. Nah, di sisi lain ada yang percaya bahwa bayi menangis tiba-tiba karena akibat ulah hantu, setan ataupun penyihir, makanya disebut juga sebagai witching hour. Mm... seram juga ya, Moms! Tapi belum ada bukti kebenaran akan hal ini kok, jadi tenang saja ya Moms. 
 
Apa Itu Arsenic Hour?
source: https://www.verywellfamily.com


 

Penyebab Arsenic Hour

Terlepas dari kepercayaan okultisme yang menyatakan arsenic hour dipengaruhi oleh hal mistis, ternyata ada penjelasan medis mengenai penyebab tangisan bayi tiba-tiba ini. Berikut beberapa penyebabnya: 

1. Kolik
Apabila bayi menangis tanpa henti selama berjam-jam, maka kemungkinan ia mengalami kolik atau nyeri pada bagian perut. Tanda-tanda kolik dapat diketahui dari bayi menangis terus-menerus, mengepalkan tangan, melengkungkan punggung dan wajahnya memerah.

2. Kelelahan
Terlalu lelah juga bisa membuat bayi rewel dan menangis pada malam hari. Kelelahan bisa disebabkan karena pola tidur yang buruk dan sulit tidur nyenyak. 

3. Overstimulasi
Paparan cahaya dan suara bising hingga terlalu banyak aktivitas di siang hari dapat membuat bayi merasa lelah pada malam hari sehingga rewel dan menangis. Selain itu, terlalu tenang pada malam hari dapat membuat bayi merasa tidak nyaman. 
 
Penyebab Arsenic Hour
source: http://www.dailymail.co.uk

 
baca juga

4. Masalah Perut
Kadang-kadang, masalah gastrointestinal dan perut seperti perut kembung, sembelit atau gas dapat menyebabkan tangisan yang berlebihan pada si kecil. Untuk itu ibu menyusu perlu mengecek kembali apakah makanan yang dikonsumsi selama ini berefek buruk pada perut bayi. Makanan pedas, minuman berkarbonasi, dan kafein adalah penyebab tersering. Pertimbangkan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman ini sejenak ya, Moms!

5. Lapar
Lapar juga akan membuat bayi menangis. Untuk itu, Moms perlu mengatur pola pemberian ASI kepada bayi agar tidak terbangun pada malam hari hanya gara-gara lapar. 
 
Penyebab Arsenic Hour
source: https://pregnantchicken.com

6. Terlalu Sensitif
Kehidupan di luar rahim masih baru untuk bayi. Bayi mungkin terlalu sensitif terhadap suara, cahaya ataupun hal-hal yang ditemuinya di lingkungan luar. Proses adaptasi bayi cukup berat dan mungkin sedikit kewalahan sehingga meresponnya dengan menangis.

7. Kurang Perhatian
Kesibukan menjelang sore dan malam hari kadang membuat itu kurang memerhatikan bayinya. Bayi akan merasakan hal ini lho, Moms. Akibatnya ia mengekspresikan keresahannya itu dengan menangis.