1. Preschool Termasukan Pendidikan Non Formal

Mungkin selama ini Moms menyangka bahwa preschool atau pra sekolah termasuk pendidikan formal. Ternyata preschool adalah pendidikan non formal, Moms. Preschool adalah sarana untuk menyiapkan pendidikan anak sejak dini. Di usia di atas 2 tahun, anak-anak sudah bisa dimasukkan ke preschool. Di preschool anak-anak ditawarkan konsep belajar dan bermain yang mengasyikkan. Tak hanya sisi kognitif, tapi juga soft skill anak seperti bersosialisasi, percaya diri, keberanian dilatih di sini. Anak yang mengikuti preschool biasanya lebih siap untuk menghadapi pendidikan formal selanjutnya yakni TK dan SD. 
 
1. Preschool Termasukan Pendidikan Non Formal
source: https://www.abcgreatbeginnings.com

 

2. Pendidikan Non Formal Tak Kalah Penting dari Pendidikan Formal

Bisa dikatakan pendidikan formal dan pendidikan non formal saling melengkapi. Jika pendidikan formal lebih serius dan berstruktur serta sifatnya wajib, maka pendidikan non formal hadir lebih santai dan tidak mewajibkan anak untuk mengikutinya. Pendidikan non dapat disalurkan lewat sanggar atau lembaga kursus. Jenis pendidikan ini membuka kesempatan bagi anak mendapatkan pelatihan keterampilan sesuai minat anak. Jadi anak pun bisa mendapatkan pengalaman kreativitas sesuai dengan hobi yang disukai. Bakat dan talenta anak lebih dilatih lewat pendidikan non formal. 
 
2. Pendidikan Non Formal Tak Kalah Penting dari Pendidikan Formal
source: http://www.olesol.ie

 
baca juga

3. Pendidikan Non Formal Dapat Diberikan Di Mana Saja dan Kapan Saja

Tak seperti pendidikan formal yang mengharuskan anak pergi ke sekolah, pendidikan non formal dapat dilakukan di mana saja. Seperti di rumah, klub belajar, kursus, sanggar, pelatihan di masjid, gereja, ataupun di tempat lain. Meski tidak terikat ruang dan waktu, namun pendidikan non formal harus memiliki tujuan. Selain itu, karena terstruktur dan berjenjang, anak pun harus bertanggung jawab dan punya komitmen untuk menyelesaikannya sampai akhir. 
 
3. Pendidikan Non Formal Dapat Diberikan Di Mana Saja dan Kapan Saja
source: https://www.englishexplorer.com.sg

 

4. Waktu Lebih Singkat

Pendidikan formal membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa diselesaikan. Berbeda dengan pendidikan non formal yang dapat dijalani dalam waktu singkat. Misalnya saat anak diikutikan lembaga kursus atau pelatihan, maka anak dapat berhenti apabila sudah menyelesaikan semua tahap atau sudah mahir. Pelatihan non formal paling singkat kadang di bawah 3 bulan dan paling lama di atas 1 tahun. 
 
4. Waktu Lebih Singkat
source: https://www.abcgreatbeginnings.com

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu diketahui tentang pendidikan non formal, Moms!