1. Menjulurkan lidah
Kemampuan problem solving dapat dilatih sejak amat dini, yakni ketika bayi berusia dua hari. Untuk melatihnya, Moms bisa mendekatkan wajah di hadapan wajah si kecil, lalu julurkan lidah Moms dan buatlah berbagai ekspresi wajah yang lucu. Para peneliti yakin bayi pada usia tersebut sudah bisa merekam dan menirukan ekspresi wajah sederhana. 
 

source: https://www.momjunction.com/wp-content/uploads/2015/04/Ways-To-Make-Babies-Laugh1.jpg

2. Bercermin
Saat si kecil sudah bisa menegakkan lehernya, bawalah ia ke depan cermin untuk melihat bayangan dirinya sendiri. Awalnya mungkin si kecil mengira bahwa yang di hadapannya adalah bayi lain. Namun ia akan senang untuk melambai dan tertawa pada bayangannya sendiri.
 

source: https://d2v9y0dukr6mq2.cloudfront.net/video/thumbnail/8k4lb58/mother-holding-baby-girl-up-in-mirror_7yr5asgk__F0003.png
baca juga

3. Kontak Mata
Apapun yang Moms lakukan, memandikan, menyusui, atau sekedar menggendongnya, selalu lakukanlah kontak mata dengan si kecil. Bayi menghafal wajah serta membangun ingatan dengan cara berkontak mata. 
 

source: http://s3.amazonaws.com/cme_public_images/www_livestrong_com/photos.demandstudios.com/getty/article/83/78/86799939.jpg

4. Bernyanyi
Iringilah aktivitas keseharian si kecil dengan nyanyian. Saat mengganti popok, misalnya, nyanyikanlah sebuah lagu spontan yang menceritakan aktivitas apa yang sedang dilakukan. Hal iini juga bisa membuat bayi belajar tentang anggota tubuhnya. Irama musik bagi bayi juga sama fungsinya dengan belajar matematika.
 

source: https://media.front.xoedge.com/images/557dba92-2214-47dc-9516-667cab03de6b~rs_1080.h
baca juga

5. Beri Petunjuk
Moms sudah bisa memperkenalkan konsep sebab akibat pada si kecil yang masih bayi. Caranya yakni dengan memberikan petunjuk mengenai apa yang akan Moms lakukan. Misalnya saat memasuki kamar yang gelap, Moms bisa berkata "Lampunya Mama nyalakan ya," lalu menyalakan lampu  hingga kamar yang tedinya gelap menjadi terang.
 

source: https://theadorablebaby.com/wp-content/uploads/2017/12/mama-singing-for-a-baby.jpg

6. Jadi Area Bermain
Saat bayi sudah mulai bisa merangkak, jadikanlah tubuh Moms sebagai area bermainnya. Berbaringlah dan biarkan si kecil merangkak dan memanjati tubuh Moms. Hal ini akan melatih kemampuan motoriknya sekaligus membangun ikatan emosi yang menyenangkan dengan Moms. 
 

source: https://images.parents.mdpcdn.com/sites/parents.com/files/GettyImages-163904282.jpg

7. Bermain Bola Keranjang
Kebiasaan si kecil yang suka menjatuhkan mainan sebenarnya bukanlah hal yang tak bermanfaat. Moms bisa menggunakan hal tersebut untuk memperkenalkan gaya gravitasi. Buatlah beberapa bola dari kertas yang diremas, dan bermainlah bersama si kecil untuk melemparnya ke dalam keranjang.
 

source: https://mamanatural-mamanatural.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/Baby-Elimination-Communication-Why-How-To-Do-It-by-Mama-Natural-980x551.jpg