1. Pap Smear Hanya untuk Pemeriksaan Kanker Serviks, Bukan Kanker Ovarium

Pap smear hanya bertujuan untuk memeriksa ketidaknormalan yang disebabkan oleh kanker serviks. Namun, kadang-kadang lewat tes ini mendeteksi kanker rahim atau kanker ovarium. Tapi, hanya sampai di situ saja. Pap smear tidak bisa memberitahu lebih lanjut mengenai kondisi rahim akibat kanker ovarium. Untuk kanker ovarium akan dilakukan pemeriksaan tersendiri. Selain itu, Pap smear juga tidak dapat mendeteksi infeksi penyakit menular seksual yang mungkin diderita wanita. 
 
1. Pap Smear Hanya untuk Pemeriksaan Kanker Serviks, Bukan Kanker Ovarium
source: https://www.verywellhealth.com

 

2. Tes Pap Smear Tetap DIilakukan Meski Sudah Memiliki Anak

Bisa dikatakan tes Pap smear diperuntukkan untuk semua wanita, baik yang sudah menikah maupun belum menjalani pernikahan. Pap smear untuk wanita belum menikah dan belum aktif secara seksual bermanfaat untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Sementara untuk wanita yang sudah menikah dan aktif secara seksual, dilakukan untuk mendeteksi adanya kanker serviks. 

Wanita yang sudah punya anak pun perlu melakukan skrining in. Pokoknya selama kita memilki leher rahim, tes Pap smear perlu dilakukan secara rutin. 
 
2. Tes Pap Smear Tetap DIilakukan Meski Sudah Memiliki Anak
source: https://www.bustle.com

 
baca juga

3. Pap Smear Tidak Bisa Dilakukan saat Menstruasi

Ada beberapa syarat untuk bisa melakukan tes Pap smear yaitu: 
  • Tidak melakukan hubungan seksual dua hari atau 48 jam sebelumnya.
  • Tidak sedang menstruasi.
  • Tidak menggunakan cairan pembersih vagina karena dapat mengubah cairan vagina. 
  • Tidak sedang mengalami keputihan yang parah
3. Pap Smear Tidak Bisa Dilakukan saat Menstruasi
source: https://www.businessdayonline.com

 

4. Tes Pap Smear Hanya Dilakukan dalam Beberapa Menit

Ada kesalahpahaman umum bahwa Pap smear membutuhkan waktu lama untuk dilakukan. Banyak wanita yang mengeluh mereka tidak punya waktu untuk melakukan tes. Tapi sebenarnya proses Pap smear hanya memakan waktu sekitar 5 hingga 10 menit. Waktu paling banyak dihabiskan adalah untuk konseling dan memastikan masalah pasien tertangani dengan baik.
 
4. Tes Pap Smear Hanya Dilakukan dalam Beberapa Menit
source: http://blog.mission-health.org

 
baca juga

5. Tes Pap Smear Tidak Sakit

Satu lagi kesalahpahaman tentang Pap smear yang perlu diluruskan yang menyatakan Pap smear itu menyakitkan. Tahu tidak, Pap smear tidak lebih menyakitkan daripada hubungan seksual. Kuncinya adalah rileks dan mengambil nafas dalam ketika spekulum memasuki vagina. Membuat otot-otot vagina sementara spekulum berada di dalam pasti akan menyebabkan rasa sakit.
 
5. Tes Pap Smear Tidak Sakit
source: https://www.hopkinsmedicine.org

Nah, itu dia fakta-fakta mengenai Pap smear yang perlu diketahui, Moms!