1. Prolaps Uteri

Prolaps uteri sering juga disebut "rahim jatuh". Disebut demikian karena mulut rahim turun ke dalam vagina atau bahkan keluar dari vagina. Ciri kondisi ini adalah terasa ada benda pada liang vagina, biasanya di mulut vagina, yang teksturnya lembut dan lunak. Adapun penyebabnya antara lain otot dan ligamen yang lemah pada dasar panggul sehingga tidak mampu lagi menopang rahim sehingga terjadi prolaps atau melorot. Usia tua, memiliki banyak anak, dan mengangkat barang-barang berat juga dapat mengakibatkan prolaps uteri. Untuk itu, hindari mengangkat barang-barang yang berat ya, Moms! 
 
source: https://www.rd.com

 

2. Miom

Miom merupakan tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim. Miom cukup sering terjadi kepada wanita. Meski tidak sebahaya kanker, namun miom dapat menyebabkan kesuburan terganggu sehingga sulit hamil. Beberapa wanita juga mengalami keguguran akibat miom tumbuh di dalam rahimnya. Beberapa tanda seseorang memiliki miom antara lain, menstruasi dalam jumlah yang banyak, perut terasa penuh dan membesar, gangguan berkemih, konstipasi dan sebagainya. 

Untuk mengetahui apakah seorang wanita memiliki miom sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar dilakukan USG. 
 
source: http://www.minutobiomedicina.com.br

 
baca juga

3. Endometriosis

Endometriosis merupakan pertumbuhan jaringan endometrium atau dinding rahim di luar rahim. Normalnya, jaringan endometrium harus berada di dalam rahim. Namun pada endometriosis, jaringan tersebut tumbuh di tempat tidak semestinya yaitu di luar rahim. Akibatnya, saat endometrium luruh setiap bulan (berupa darah menstruasi), darah tidak keluar melalui vagina melainkan tertahan dan mengendap sehingga membentuk jaringan parut dan mengiritasi jaringan di sekitarnya. Salah satu gejala endometriosis adalah rasa sakit yang hebat saat menstruasi. Kebanyakan yang menderita masalah rahim ini sulit memiliki anak. 
 
source: http://www.kistadanmiom.mherbal.com


 

4. Kanker Endometrium

Kanker endometrium atau kanker rahim adalah tumbuhnya sel ganas pada lapisan rahim atau endometrium. Belum diketahui pasti apa penyebab kanker rahim ini, namun beberapa faktor yang memengaruhinya di antaranya terapi hormonal estrogen, penggunaan alat kontrasepsi IUD atau yang dipasang dalam rahim, pola makan yang sembarangan, jarang berolahrga, usia, riwayat keluarga dan sebagainya. Pengobatan kanker ini hampir serupa dengan kanker lainnya, yaitu dilakukan operasi, terapi radiasi, terapi hormonal dan kemoterapi. 
 
source: https://pregnancy.lovetoknow.com

Nah, itu dia beberapa masalah kesehatan yang terjadi pada rahim Moms. Lebih waspada dengan menjaga pola makan, gaya hidup sehat dan memerhatikan kesehatan reproduksi!