Sebagai konsumen yang cerdas, Moms harus bisa mengetahui beda antara ayam tiren dan ayam segar. Sebenarnya cukup mudah untuk membedakannya, apalagi ayam masih mentah. Berikut beberapa ciri-ciri ayam tiren, Moms! 

1. Daging Berwarna Merah
Sebelum membeli daging ayam, perhatikan dengan baik warnanya. Ayam tiren biasanya berwarna merah. Ayam tiren sudah mati sebelum pemotongan dilakukan, sehingga tidak dikeluar yang menyebabkan darah masih tersisa pada pembuluh darah. 
 
Jangan Sampai Tertipu, Ini Ciri-ciri Ayam Tiren yang Perlu Diketahui!
source: http://poskotanews.com
2. Ayam Tiren Bau Amis
Karena sudah mati sebelum dipotong, bau ayam tiren pun berbeda dengan ayam segar. Ayam tiren berbau amis. Namun, penjual cukup pandai mengakali bau amis pada ayam tiren dengan memakai formalin. Untuk itu, Moms perlu mencium aroma ayam tiren sebelum dibeli dan perhatikan kondisi kulitnya. 
 
Jangan Sampai Tertipu, Ini Ciri-ciri Ayam Tiren yang Perlu Diketahui!
source: http://metrobali.com

 
baca juga
3. Potongan Bagian Leher
Potongan leher ayam segar dan ayam tiren jelas berbeda. Pada ayam tiren biasanya bagian leher bekas potongan tidak lebar dan terlihat agak menciut. Selain itu, kadang meninggalkan noda darah pada bagian leher. Hal ini akan mudah dikenali apabila Moms membeli ayam utuh. Tapi, bagaimana jika Moms membeli hanya sebagian ayam yang tanpa leher? Ciri-ciri ayam tiren selanjutnya bisa jadi panduan. 
 
Jangan Sampai Tertipu, Ini Ciri-ciri Ayam Tiren yang Perlu Diketahui!
source: http://ibudanmama.com

 
4. Kulit Lincin dan Mengkilat
Selain mengandalkan mata dan indra penciuman untuk mencium aroma ayam tiren, ciri-cirinya juga bisa Moms rasakan lewat indra peraba yaitu memegang daging ayam tiren. Biasanya ayam tiren memiliki permukaan kulit yang licin dan seperti mengkilat karena efek formalin. 


 
Jangan Sampai Tertipu, Ini Ciri-ciri Ayam Tiren yang Perlu Diketahui!
source: http://www.hotcopas.net

Nah, itu dia ciri-ciri ayam tiren, Moms! Perhatikan dengan baik dan jangan sekali-kali tertipu karena ayam tiren sangat berbahaya untuk dikonsumsi karena keluarga dan anak-anak kita dapat berisiko terkena penyakit. Lebih waspada yuk!