Sebenarnya melakukan perawatan kuku saat hamil boleh-boleh saja, seperti membersihkan kuku. Tapi bagaimana dengan penggunaan kuteks? Para ahli mengatakan bahwa menggunakan kandungan pada kuteks ternyata bisa berbahaya terutama bagi ibu hamil, karena adanya bahan kimia yang terkandung pada kuteks dan dapat mengancam kesehatan janin. Apa sajakah itu?


1. Formalin
Kuteks umumnya mengandung formalin sebagai bahan pengeras. Nah, jika bahan kimia tersebut terhirup oleh ibu hamil maka akan berdampak buruk pada bayi yang ada di dalam janin karena zat tersebut dapat dengan cepat terurai di dalam tubuh ibu hamil.
 
Tak hanya itu, kandungan formalin pada kuteks juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada hidung, mata, tenggorokan dan paru-paru. Bahkan, jika menghirup formalin dalam waktu yang lama akan berisiko pada penyakit berbahaya, kanker.
 
Namun, seiring dengan perkembangan teknologi kini kandungan formalin pada produk kuteks sudah dibatasi hingga 0,2% sehingga risiko terkena paparan zat tersebut terbilang rendah.

source: http://www.familyguideindonesia.com



2. Toluene
Kandungan berbahaya lainnya yang terkandung pada kuteks adalah toluene. Umumnya zat tersebut digunakan untuk melicinkan kuteks agar mudah digunakan. Sama halnya dengan formalin, jika kamu menghirup kandungan ini maka akan menyebabkan iritasi pada hidung, mata, tenggorokan dan paru-paru.
 
Kondisi tersebut diperparah untuk ibu hamil karena dapat merusak sistem saraf sehingga dapat menyebabkan bayi mengalami cacat dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

source: http://jelajah.info
baca juga


Namun, beberapa para ahli mengatakan bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi ibu menghirup kandungan berbahaya pada kuteks, yakni dengan:

  • Saat akan menggunakan kuteks, bukalah pintu dan jendela agar sirkulasi udara dalam ruangan baik.
  • Jangan meniup kuku agar cepat kering karena hal tersebut justru akan membuat kamu menghirup kedua kandungan berbahaya itu secara langsung.
source: http://www.gohitz.com


Akan tetapi para ahli menyarankan untuk menghindari pengunaan kuteks selama hamil agar bayi dalam kandungan terhindar dari paparan zat yang justru bisa mengancam keselamatannya. Hal ini penting sebagai bentuk perawatan ibu hamil ya, ladies!