source: http://www.woodtv.com/

Kemunculan bintik coklat kehitaman di atas kulit kita memang merupakan hal yang wajar, kita biasa menyebutnya dengan tahi lalat. Kemunculan tahi lalat diakibatkan oleh penumpukan melanosit yang merupakan sel-sel penghasil zat warna kulit. Meskipun kebanyakan tahi lalat tidak berbahaya, tapi berdasarkan berbagai informasi kesehatan, ada beberapa kasus di mana tahi lalat jugabisa berbahaya dari segi kesehatan.

source: http://www.sheknows.com/

Bintik yang awalnya kita kira merupakan tahi lalat biasa, ternyata adalah melanoma yang merupakan jenis kanker kulit. Sebelum semakin berbahaya bagi kesehatan, melanoma harus segera mendapatkan tindangan medis. Agar kita tidak terlambat dalam mengenali tahi lalat yang berbahaya dan yang tidak, kamu harus tahu perbedaan antara tahi lalat yang berbahaya dan yang tidak.

Salah satu metode paling sering digunakan untuk mendeteksi kanker kulit melanoma adalah dengan metode 'ABCDE', seperti apa metodenya? Berikut penjelasannya!

baca juga

A for Asymmetry 
Ciri pertama tahi lalat berbahaya bisa kamu lihat dari bentuknya yang tidak simetris. Semua tahi lalat normal akan memiliki bentuk yang simestris. Pada kanker kulti, sel bertumbuh lebih cepat dengan pola yang tidak beraturan sehingga bentuknya menjadi asimetris.

B for Border
Sekarang lihatlah pada bagian pinggir tahi lalat. Tahi lalat normal akan memiliki piggiran yang terlihat dengan jelas. Kamu bisa memlihat batasan antara tahi lalat dan juga kulitmu. Sedangkan pada kanker kulit, kamu akan melihat pinggiran tahi lalat terlihat lebih samar-samar.

C for Color
Banyak atau tidaknya tahi lalat juga bisa kamu lihat dari warnanya. Tahi lalat normal akan memiliki warna yang merata. Jika kamu melihat kejanggalan pada warna tahi lalat, hal tersebut dapat mengindikasikan tahi lalatmu berbahaya. 

D for Diameter
Tips selanjutnya adalah dengan membedakan ukuran tahi lalat. Tahi lalat normal cenderung memiliki ukuran yang konsisten sepanjang waktu. Jika kamu menemukan tahi lalatmu terus tumbuh, terutama hingga diameternya melebihi 6 mm, maka kamu perlu waspada. Meskipun banyak melanoma berukuran besar, tapi tidak jarang juga ada melanoma yang berukuran kecil.

E for Evolving
Tips terakhir adalah dengan melihat para perubahan(evolving) pada tahi lalat. Jika tahi lalat menglami perubahan mulai dari warna, bentuk, ukuran, dan perbubahan lainnya, maka sangat disarankan untuk segera diperiksakan ke dokter.

source: https://www.indiamart.com/

Selain tips kesehatan membedakan tahi lalat dengan metode 'ABCDE, kamu juga perlu waspada terhadap gejala tidak biasa yang mungkin terjadi pada tahi lalat. Gejala seperti jumlah tahi lalat di tubuh berlebihan (lebih dari 100), tahi lalat terasa nyeri, gatal, kemerahan, terjadi pembengkakan bahkan hingga berdarah harus segera diperiksakan ke dokter agar segera ditindaklanjuti.

Itu dia informasi kesehatan tentang cara membedakan tahi lalat berbadaya dan tidak. Semoga bermanfaat and stay healthy, Moms!

Artikel dari: http://beautynesia.id/25054