1. Berat Badan Bertambah

Salah satu tanda kamu memiliki kadar hormon estrogen yang berlebihan adalah terjadinya kenaikan berat badan, terutama pada area pinggul. Selain itu, perut tampak kembung dan sulit ke turun dan kembali ke bentuk semula. Nah, agar berat badanmu bisa turun, coba seimbangkan kadar hormon estrogen, juga pantau pola makan dan rajin berolahraga.
 
source: https://www.shape.com

 

2. Payudara Sensitif

Biasanya saat akan menstruasi payudara membengkak dan lebih sensitif daripada biasanya. Saat disentuh payudara juga terasanya nyeri. Hal ini merupakan salah satu gejala kadar hormon estrogen sedang tinggi. Rasa sakit atau nyeri biasanya terasa pada bagian depan payudara dan sekitar puting. 
 
source: https://familydoctor.org

 
baca juga

3. Menstruasi Tidak Teratur

Ternyata tak hanya kekurangan hormon estrogen saja yang memengaruhi menstruasi, namun kelebihan hormon estrogen juga. Selain itu, kadar hormon estrogen yang tinggi juga memengaruhi mestruasi terasa lebih berat.  Ini dikarenakan hormon ini bertanggung wajab mengentalkan lapisan rahim. Jadi jika hormon estrogen lebih banyak, maka lapisan rahim lebih tebal sehingga darah dan jaringan yang keluar pun lebih banyak daripada biasanya.
 
source: https://m.dailyhunt.in

 

4.Rentan Merasa Cemas dan Depresi

Hormon estrogen tidak hanya memengaruhi fisik saja, namun juga kondisi emosi dan mental. Apabila kamu memiliki kadar estrogen yang tinggi, suasana hati akan cenderung merasakan kecemasan, serangan panik dan depresi. Ahli kesehatan secara khusus menyebut perasaan seorang wanita dengan dengan estrogen tinggi sebagai agitated depression karena sering mengalami campuran kecemasan dan depresi pada saat yang bersamaan.
 
source: https://www.womenshealthmag.com

 
baca juga

5. Hasrat Seks Menurun

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa dorongan seksual akan berkurang ketika kadar estrogen lebih rendah, seperti ketika mulai mengalami menopause. Ternyata banyak orang dengan tingkat estrogen yang tinggi juga mengalami hasrat atau dorongan seksual yang menurun. Namun belum banyak penelitian yang membuktikan hal ini. 
 
source: https://www.spineuniverse.com

 

6. Sering Sakit Kepala dan Migrain

Tahukah kamu wanita lebih sering merasa sakit kepala dan migrain dibanding pria? Hal ini dipegaruhi karena tingkat hormon yang berbeda. Fluktuasi kadar estrogen yang terjadi pada wanita setiap bulan saat tubuh mengalami ovulasi hingga menstruasi adalah salah satu alasan mengapa wanita sering mengalami sakit kepala. Hampir semua orang mengalami sakit kepala ketika memiliki lebih banyak estrogen daripada progesteron dalam tubuh mereka.
 
source: https://boaforma.abril.com.br

Nah, itu dia beberapa efek yang ditimbulkan apabila kadar hormon estrogen di dalam tubuh wanita berlebihan!