1. Posisi Bayi saat Menyusu yang Keliru

Ibu menyusui kadang tidak memerhatikan posisi bayi saat sedang menyusu. Bayi dibiarkan menyusu dengan posisi kepala lebih rendah daripada badan. Padahal hal ini salah satu yang memicu bayi mudah tersedak. Seharusnya saat menyusui, posisi kepala bayi lebih tinggi dari badan atau perutnya. Tujuannya, agar cairan yang masuk tidak keluar kembali dan mengganggu jalannya pernapasan. Alangkah baiknya, jika pemberian ASI atau susu dengan sedikit menegakkan tubuh si bayi.

Selain itu, hindari menyusui bayi dengan posisi miring karena juga bisa menyebabkan tersedak dan muntah. Bahayanya, bayi bukan muntah dari mulut ataupun hidung melainkan telinga sehingga menyebabkan radang. 
 
1. Posisi Bayi saat Menyusu yang Keliru
source: https://www.romper.com


 

2. Dipaksa Minum ASI atau Susu saat Tidur

Biasanya bayi yang sering tersedak adalah yang usianya masih di bawah 6 bulan. Bayi yang masih dalam usia tersebut masih belum bisa menelan secara refleks, Setelah usianya melewati 6 bulan, refleks menelannya sudah lebih baik. Dalam keadaan tidur, refleks menelan bayi tidak bekerja dengan baik. Apabila ibu memaksa bayi untuk meminum susu saat tidur, maka akan membuatnya tersedak. Untuk itu, sebaiknya berikan ASI saat bayi masih terjaga. 
 
2. Dipaksa Minum ASI atau Susu saat Tidur
source: https://www.babyinfo.com.au

 
baca juga

3. ASI Keluar Terlalu Deras

Kadang ASI yang terlalu deras juga membuat bayi sering tersedak saat menyusu. Untuk itu, ibu menyusui harus mengecek apakah ASI yang keluar dari payudara intensitasnya deras atau normal. Hal ini juga bisa dilihat dari tanda-tanda yang diperlihatkan bayi, seperti terengah-engah saat menyusu dan baju Moms basah karena ASI yang banjir. Sebagai solusinya, coba redam derasnya ASI dengan mengompres payudara ataupun memerahnya. 
 
3. ASI Keluar Terlalu Deras
source: https://blog.parentlane.com

 

4. Tidak Disendawakan dengan Baik

Memberikan ASI secara terus menerus tanpa disendawakan, akan membuat bayi tersedak. Ini dikarenakan pemberian minum dengan cara tersebut akan mengganggu jalannya pernapasan bayi. Nah, untuk mencegah bayi tersedak, sebaiknya berikan ASI sedikit demi sedikit dan sendawakan bayi untuk membantu melancarkan pernapasannya. 
 
4. Tidak Disendawakan dengan Baik
source: https://www.goodtoknow.co.uk