Mendaki Gunung Sejak Berusia 4 Tahun!

Mendaki gunung memang tidak mudah, dibutuhkan energi sekaligus mental yang kuat untuk sampai pada puncak gunung. Tapi bagi Devania "Caca", mendaki gunung menjadi kegiatan yang amat menyenangkan, bahkan sudah dilakukanya semenjak kecil. Saat ini, di usianya yang ke 8, sudah 10 gunung yang berhasil ia daki. Tidak heran, karena ia mulai mendaki gunung saat berusia 4 tahun. 

source: https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180820/abb8c3407d0c574c3c495b940d7dbea4_600x400.jpg

Mendaki Gunung Berkat Dukungan Ayah dan Ibu

Untuk sampai ke puncak gunung, diperlukan kegigihan yang kuat. Hal tersebutlah yang selalu diajarkan oleh orang tua Caca, terutama sang Ibu. Ayah dan Ibu Caca adalah pendaki gunung. Usaha Caca mendaki gunung selalu berhasil, bahkan Caca selalu mencapai punak gunung yang ia daki. Wow, hebat ya Caca!

source: https://s.kaskus.id/images/2018/08/21/9931398_201808210106250590.jpg
baca juga

Mendaki 10 Gunung di Jawa dan Luar Jawa

Bermula dari kekhawatiran meninggalkan anak tunggal mereka saat hendak mendaki gunung, orang tua Caca memutuskan membawa Caca ke Gunung Ciremai sekitar tahun 2014. Dari situ Caca takjub memandang awan dari puncak gunung dan ketagihan. Setelah Ciremai, kembali menjelajah ke Gunung Guntur, Gunung Cikuray, Gunung Lawu, Gunung Merapi, Gunung Gede, Gunung Burangrang, Gunung Putri.  Terakhir, Caca menjelajahi Gunung Rinjani, yang merupakan puncak tertinggi yang berhasil dicapai Caca. 

source: https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180820/a4e88a1beeb3f8200dbadf59b800c4f0.jpg

Membawa Semua Peralatan dan Bekalnya Sendiri

Meskipun masih belia, Caca selalu membawa tasnya sendiri. Ia bahkan berjalan kaki dan digendong jika sudah sangat lelah dan mengantuk saja. Menurut orang tua Caca, Caca memang jalannya cepat, bahkan jika sudah sampai pada turunan, orang tua Caca mengaku sering kewalahan mengejar Caca. 

Meskipun beberapa kali mengeluh bosan dan capek, tapi hal ini tidak menyurutkan semangat Caca untuk sampai ke puncak gunung. Bahkan pernah ia dalam kondisi kelelahan yang membuatnya tidur sampai beberapa saat. Orang tua Caca mengakui bahwa membawa anak ke gunung membutuhkan persiapan lebih.
 

source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQNj7q-BshnP9EAblWMVj3MeTgTXebWsSwX3ReSfoY7x8erYfkt


Kondisi fisik dan kesehatan Caca menjadi perhatian utama. Tidak ada target kapan sampai ke puncak gunung, karena orang tua Caca ingin mengajarkan sang anak menikmati perjalanan yang mereka lakukan. Naik gunung ini menjadi ajang belajar bagi Caca dan keluarga dalam upaya lebih mendekatkan diri ke alam dan bertemu dengan budaya baru.

baca juga

Wah, seru ya Moms! Ternyata, mungkin Caca nanti bisa menjadi atlet pendaki gunung yang membanggakan di Indonesia. Tambahan lagi, naik gunung juga bisa menjadi alternatif liburan sekeluarga lho. Tentu saja, Moms harus memperhatikan kesiapan anak. Semoga kisah Caca bisa menjadi inspirasi Moms dan anak-anak!