1. Komposisi Material Kasur

Pada dasarnya, komposisi antara kasur jenis spring bed dan lateks memang berbeda. Spring bed biasanya terdiri dari bantalan busa yang di dalamnya terdapat pegas sebagai penyangga. Pegas itu dibedakan kembali menjadi dua jenis, yaitu open coil dan pocket spring. Pada open coil, seluruh bagian kasur disangga oleh pegas lebar yang terhubung dari ujung ke ujung. Hal ini berbeda dengan pocket spring yang setiap pegasnya dibungkus terpisah sehingga lebih fleksibel dan nyaman. Sementara, kasur lateks murni umumnya terbuat dari karet alam yang dianggap sangat baik untuk keluarga yang memiliki alergi pada jenis material tertentu, misalnya busa. Karena sifat alaminya, kasur lateks dinilai aman karena tidak mengandung banyak zat kimia berbahaya.
 

Kasur Lateks atau Spring Bed, Mana yang Paling Baik?
source: https://dekoruma.com

2. Tingkat Kelembutan dan Keempukan

Karena jenis materialnya berbeda, kedua kasur ini pun memiliki tingkat kelembutan dan keempukan yang tidak sama. Kasur jenis spring bed cenderung lebih keras dengan sifat membal yang disukai anak-anak karena ada pegas di dalamnya. Spring bed memiliki sifat tidak terlalu empuk tapi juga tak terlalu keras. Hal ini membuatnya cocok digunakan bagi moms yang memiliki masalah pada punggung atau ingin menghindarinya. Kasur lateks memiliki kontur yang lebih fleksibel dan mengikuti lekuk tubuh. Permukaan yang lembut menjadi hal yang difavoritkan banyak pencintanya. Selain itu, kasur jenis lateks juga dianggap mampu menyerap panas tubuh dengan maksimal sehingga moms bisa merasa cukup sejuk saat membaringkan tubuh di atasnya. Untuk penderita nyeri punggung, sepertinya kurang cocok menggunakan kasur jenis ini karena tidak adanya dorongan yang maksimal pada struktur tulang punggung kamu.
 

Kasur Lateks atau Spring Bed, Mana yang Paling Baik?
source: https://dekoruma.com
baca juga

Mana yang Lebih Nyaman Saat Digunakan Berdua?

Spring bed dan lateks memiliki dua sifat dan fungsi yang berbeda. Jika Moms menggunakan kasur bersama pasangan, maka jenis spring bed bisa jadi kurang tepat. Hal itu karena kasur jenis spring bed sangat sensitif pada gerakan. Jika Moms atau pasangan bergerak di atas kasur, maka kasur bisa berderit dan bergoyang. Hal itu akan terasa kurang nyaman di tengah malam.

Kasur yang digunakan bersama pasangan sebaiknya terbuat dari material lateks. Material ini lebih fleksibel dan kecil kemungkinan akan berderit atau bergoyang setiap kali satu orang dari kalian melakukan gerakan. Dengan begitu, kamu dan pasangan bisa beristirahat lebih nyaman dan tenang.

Kasur Lateks atau Spring Bed, Mana yang Paling Baik?
source: http://www.popeti.com

Mana yang Lebih Murah?

Untuk masalah harga, kasur jenis spring bed cenderung lebih murah bila dibandingkan dengan kasur lateks.Hal itu karena kasur lateks menggunakan material alami sesuai dengan ketersediaannya di alam. Bila Moms masih bingung menentukan kasur jenis apa yang sebaiknya ingin dibeli, tidak perlu khawatir. Saat ini, sudah banyak kasur jenis hybrid yang materialnya terbuat dari perpaduan lateks, pegas, dan busa.
 

Kasur Lateks atau Spring Bed, Mana yang Paling Baik?
source: https://indonesian.alibaba.com
baca juga








Source: Dekoruma