Bermula dari Muntah dan Demam

Pada tahun 2014 lalu, Marcella dan sang suami Ananda Mikola, tidak menyangka jika sang anak akan terkena tumor otak. Sebab gejalanya menyerupai penyakit biasa. Magali diketahui muntah selama 3 hari dan batuk yang tak kunjung sembuh selama dua minggu. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa penyakit seperti itu normal untuk anak-anak. Orang tua Magali pun lebih tenang, hanya saja lingkar kepala Magali membesar. Dari penjelasan Marcella tersebut, sebenarnya tumor otak memiliki gejala yang ringan. 

Gejala yang dapat terlihat seperti:

  1. Sakit kepala
  2. Mual dan muntah
  3. Gangguan penglihatan
  4. Gangguan sensasi
  5. Gangguan perilaku
  6. Gangguan keseimbangan


Gejala tumor sangat bervariasi tergantung lokasi, ukuran dan perkembangan pertumbuhan tumor. Penyebab tumor otak sendiri belum diketahui secara pasti. Banyak ahli menyebutkan tumor otak pada anak disebabkan oleh riwayat keluarga. Namun, situs cancer.org menyebutkan bahwa penyebab tumor otak adalah kebiasaan, gaya hidup, serta paparan zat berbahaya dalam jangka waktu yang lama. 
 

source: https://cdn-a.production.images.static6.com/n0cvznBY2xhCfS25bAw3wipu4N0=/328x184/smart/filters:quality(88):format(jpeg)/bbmnews-media-production/uploads/article/primary_image/1111303/4c3db4569def0d9f.jpg

Kambuh Setelah Empat Tahun Berselang

Empat tahun lalu, kondisi Magali berangsur membaik meski belum ada pernyataan dokter yang mengatakan Magali sembuh total. Namun, Juli yang lalu, Magali dikabarkan kembali melakukan pengobatan, bahkan kali ini dilakukan di luar negeri. Selama 20 hari Magali di rawat dan menjalani pemulihan. Kabar ini muncul setelah rekan sesama artis, Happy Salma mengunggah foto Marcella tengah memandangi putra ke duanya, Aryton Magali Sastra Soeprapto. 

Beberapa hari setelahnya, Marcella pun mengunggah cerita tentang sakitnya Magali di akun Instagramnya. Sebagai seorang Ibu, tentu ada perasaan sedih dan terluka melihat sang buah hati dalam kondisi sakit. Belum lagi proses penyembuhan dan perawatan yang cukup melelahkan. Tapi, Marcella mengaku harus lebih kuat dan tegar karena Magali. Magali disebut sebagai anak super dan hebat karena berhasil melewati semua proses pengobatan. Bagaimanapun, orang tua tetap harus kuat karena itulah sumber kekuatan sang anak. Beruntung Magali mendapatkan dukungan dari keluarga besar, terutama sang Kakak. 

 

source: http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/2018/07/12/3805913951.jpg
baca juga

Saat ini Magali sudah kembali ke rumah. Marcella dan keluarga mengatakan bahwa Magali sudah bisa dirawat di rumah. Magali terlihat sudah mulai pulih meski belum kembali seperti sedia kala. Cepat sembuh ya Magali!