Mandul atau infertilitas terjadi apabila pasangan suami-istri, telah berhubungan intim secara rutin, tanpa alat kontrasepsi atau pencegah kehamilan, tetapi tidak kunjung hamil dalam kurun waktu setahun. Jika kamu mengalami ciri-ciri wanita mandul ini, segeralah periksakan diri ke dokter kandungan. 

Biasanya pria akan melakukan pemeriksaan sperma, sementara wanita akan melalui beberapa pemeriksaan hormonal dan HSG (histerosalpingografi). Pemeriksaan HSG ini dilakukan untuk mengetahui kondisi saluran telur apakah ada sumbatan serta mengecek kondisi rahim, untuk mendeteksi kelainan seperti miom, polip dan perlengketan (adhesi) dinding rahim.
 
Jangan Sedih Moms, Masih Ada Cara Bisa Memiliki Anak Meski Divonis Mandul
source: http://parenting.firstcry.com

 
Sebagai solusi mendapatkan keturunan bagi pasangan yang mengalami infertilitas, dokter kandungan biasanya akan menganjurkan 2 jenis terapi infertilitas yaitu inseminasi buatan dan bayi tabung. Kedua jenis terapi ini bisa dilakukan di Indonesia dan sudah banyak yang berhasil. 

1. Inseminasi Buatan
Inseminasi buatan dilakukan dengan memasukkan sperma ke dalam rahim. Biasanya disemprotkan melalui kateter. Hal ini dilakukan agar sperma dapat langsung bertemu dengan sel telur dan melakukan pembuahan. Pada inseminasi buatan, pembuahan tetap berlangsung di dalam tubuh. 

Sebelum melakukan inseminasi, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu terutama pada kualitas sperma. Inseminasi tidak bisa dilakukan apabila terdapat gangguan sperma seperti jumlahnya sedikit dan kemampuan berenang sperma bermasalah. 
Apabila inseminasi buatan tidak berhasil, maka pasangan suami istri dapat mencoba terapi infertilitas berikutnya yakni bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF). 
 
Jangan Sedih Moms, Masih Ada Cara Bisa Memiliki Anak Meski Divonis Mandul
source: https://www.kcobgyn.com

 
baca juga

2. Bayi Tabung (IVF)

Berbeda dengan inseminasi buatan, pada bayi tabung pembuahan berlangsung di luar tubuh. Sel telur pada wanita diambil begitu pula dengan sperma pada pria, lalu dipertemukan di laboratorium. Ditunggu beberapa hari sampai membentuk embrio. Setelah embrio siap, dokter akan memasukkan embrio ke dalam rahim. Biasanya lebih dari satu embrio yang dimasukkan agar peluang kehamilan semakin besar. Ini juga menjadi penyebab sering terjadi kehamilan kembar pada proses bayi tabung. 

Apabila embrio berhasil tumbuh di dalam rahim, maka kehamilan akan terjadi. Kehamilan bayi tabung dijalani sama halnya dengan wanita hamil normal.
 
2. Bayi Tabung (IVF)
source: https://www.missmalini.com
Nah, itu dia kedua metode cara cepat hamil yang perlu ditempuh apabila kamu dan pasangan dinyatakan tidak subur. Untuk mengetahui penjelasan lebih jelas, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter ya!