1. Madu
Madu dikenal sebagai pemanis alami yang merupakan sumber energi serta nutrisi. Berbagai susu formula juga banyak menggunakan madu sebagai pemanisnya. Namun, Moms tidak boleh memberikan madu sebagai MPASI, apalagi jika bayi Moms belum berusia 1 tahun. Pasalnya, madu mengandung bakteri clostridium botulinum. Jika bakteri ini masuk dalam pencernaan bayi berusia di bawah 1 tahun bisa menimbulkan risiko lesu, sembelit, nafsu makan berkurang, pneumonia, dan dehidrasi.  
 

source: https://cdn1.medicalnewstoday.com/content/images/articles/264/264667/honey-has-been-consumed-for-thousands-of-years-for-its-supposed-health-benefits-jar-of-honey-with-wooden-dipper-on-top-dripping-honey.jpg

2. Kacang-kacangan
Dikenal sebagai bahan makanan tinggi protein, kacang-kacangan justru berbahaya jika diasup oleh bayi. Ukuran kacang utuh bisa berisiko bayi tersedak. Selain itu kacang juga rentan menimbulkan alergi pada sebagian bayi. Jika ingin memberikan menu kacang dalam MPASI, haluskan terlebih dahulu hingga aman dikonsumsi. Perhatikan pula reaksi pada tubuh dan kulit bayi yang tidak biasa.
 

source: https://www.healthline.com/hlcmsresource/images/AN_images/AN78-Beans_dry-732x549-Thumb.jpg
baca juga

3. Gula dan Garam
Agar selalu aman untuk pencernaan bayi, menghindari kembung, serta mencegah terjadinya gigi berlubang, hindari pemberian gula dan garam untuk MPASI bayi. Biarkan bayi merasakan rasa asli makanan, misalnya manisnya bubur wortel dan pisang, gurihnya alpukat, dan sebagainya. 
 

source: https://ayaspromenade.files.wordpress.com/2016/06/salt-sugar.jpg?w=610

4. Susu sapi segar
Walaupun bayi Moms tidak alergi susu sapi, namun sebaiknya susu sapi segar tidak diberikan pada bayi sebagai MPASI. Susu sapi segar umumnya belum dipasteurisasi dan masih mengandung bakteri yang bisa membahayakan sistem pencernaan bayi. Hindari juga susu sapi dalam bentuk UHT hingga bayi berusia 1 tahun. Namun Moms sudah bisa mulai memberikan produk olahan susu sapi seperti yoghurt dan keju pada bayi berusia 8 bulan, asalkan bayi Moms tidak memiliki alergi susu sapi. 
 

source: http://vetstudentstories.merckmanuals.com/wp-content/uploads/2017/04/iStock-172296306.jpg
baca juga

5. Makanan kemasan
Banyak makanan kemasan untuk MPASI yang beredar di pasaran. Walaupun lebih praktis, untuk memberikan MPASI dengan makanan kemasan Moms perlu mempertimbangkannya matang-matang. Selain mengandung bahan pengawet makanan, gula dan garam yang terkandung dalam makanan kemasan juga umumnya terbilang tinggi. Makanan kemasan juga kurang mengandung cukup lemak yang dibutuhkan bayi.
 

source: https://www.kitchenstewardship.com/wp-content/uploads/2016/03/Bone-Broth-with-Serious-Gel.jpg