Manfaat Vegetarian saat Hamil
Hanya mengasup protein nabati memiliki manfaat tersendiri bagi tubuh, yakni lebih mudah dan cepat dicerna. Selain itu diet vegetarian akan membuat pelakunya menghindari junk food dan hanya memakan makanan segar. Efeknya akan banyak penyakit-penyakit yang dapat dihindari, seperti:

  • Diabetes tipe-2
  • Batu ginjal
  • Kanker
  • Sembelit
  • Tekanan darah tinggi
  • Obesitas
  • Penyakit gigi
source: https://windowtothewomb.co.uk/wp-content/uploads/2018/07/Resized-for-site.jpg

Risiko Ibu Hamil Vegetarian
Janin yang sedang berkembang di dalam tubuh ibu hamil memerlukan nutrisi lengkap yang sebagian di antaranya didapatkan dari produk hewani. Seluruh nutrisi tersebut perlu dilengkapi untuk menghindari kecacatan pada janin. Jika Moms merupakan seorang vegetarian, maka ada beberapa asupan ekstra yang perlu dikonsumsi untuk menggantikan nutrisi dari produk hewani yang tersebut. Seorang ibu hamil vegetarian perlu mengonsumsi:

  • Vitamin B12
  • Zat besi
  • Kalsium
  • Asam folat
  • DHA
  • Seng
  • Kalori
  • Protein
source: https://www.livingandloving.co.za/wp-content/uploads/2018/02/4-pregnancy-nutrition-myths-busted.jpg
baca juga

Menu Ibu Hamil Vegetarian
Terdapat beberapa sumber nutrisi dan menu yang amat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil, yakni:

  1. 6 hingga 11 porsi karbohidrat yang berasal dari singkong, kentang, sereal, jagung, dan talas. Asupan karbohidrat yang cukup banyak ini akan membuat Moms selalu berenergi untuk melakukan aktivitas kala hamil. Untuk pengolahannya usahakan memasak sumber karbohidrat dengan merebus atau mengukus dan bukan menggorengnya agar terhindar dari kolesterol. 
  2. 4 hingga 5 porsi sayur dan buah, seperti sayuran hijau dan buah-buahan yang kaya vitamin C seperti pepaya, jeruk, kiwi, mangga. Vitamin C berguna untuk penyerapan zat besi dan melindungi dari sembelit.  
  3. 3 porsi kacang-kacangan kaya protein, seperti kacang hijau, kacang merah, kacang almond, kacang tanah, dan lain-lain. Kacang-kacangan tersebut juga kaya akan zat besi yang amat dibutuhkan ibu hamil pada trimester 2 dan 3.
  4. Kalsium sebanyak 1200 mg per hari yang berasal dari melinjo, kedelai, pokcoy, dan brokoli. Jumlah asupan kalsium harian yang cukup akan menyempurnakan pembentukan gigi dan tulang pada janin.
  5. Lemak yang diperoleh dari sumber nabati seperti minyak zaitun, minyak biji matahari, minyak wijen, buah alpukat, dan sebagainya. Lemak berfungsi untuk lapisan pelindung organ pada janin.
source: http://parenting.firstcry.com/wp-content/uploads/2018/06/1038118966_H.jpg