Bukan Bayar Makanan atau Minumannya, Tetapi Bayar Setiap Menit Kamu di Dalam Restauran Ini!

Everything is free inside; Except for the time you spend.


Yup, kalimat di atas merupakan tagline dari restauran Ziferblat di London. Restoran ini tidak memungut biaya untuk makanan dan minuman yang disajikan, tetapi memungut biaya untuk waktu yang dihabiskan di dalam restoran itu! Ziferblat sebenarnya tidak hanya sebuah restoran, tetapi juga co-working space yang dapat kamu gunakan untuk bekerja, belajar, meeting, dan lainnya! Selain itu, terdapat fasilitas Wi-Fi yang bisa membuat pekerjaan dan proses belajar kamu menjadi lebih lancar. Seperti yang telah dikatakan, restoran ini tidak meminta bayaran untuk makanan dan minuman yang disajikan. Ziferblat menetapkan harga 8 pence setiap menitnya. Go check 'em out at http://www.ziferblat.co.uk/.

Bukan Bayar Makanan atau Minumannya, Tetapi Bayar Setiap Menit Kamu di Dalam Restauran Ini!
source: http://www.ziferblat.co.uk/

Run for Your Bun: Bayar Makanan dengan Olahraga Selama 6 Menit!

Saat ini kebanyakan orang tidak memiliki waktu untuk olahraga karena jadwal pekerjaan yang padat. Menanggapi isu ini, restoran Run for Your Bun membuat para pelanggannya membayar makanan yang dipesan dengan cara berolahraga selama 6 menit! Yup, restoran ini dibuat memang untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan pentingnya olahraga dalam hidup kita sehari-hari. Olahraga selama 6 menit ini merupakan HIIT (High Intensity Interval Training). This exercises including owing, sit-ups, cycling on the spin bike, bodyweight squats, bodyweight lunges and jogging on the treadmill dengan interval 30 detik pada setiap exercise-nya. 

Run for Your Bun: Bayar Makanan dengan Olahraga Selama 6 Menit!
source: https://www.ibtimes.co.uk
baca juga

Der Wiener Deewan: Pay As You Wish!

Nah, restoran satu ini yang berada di Austria memberlakukan sistem pembayaran "Pay As You Wish!", yaitu tidak menetapkan harga untuk makanan yang disajikan. Kamu bisa membayar semampu kamu dan sesuai dengan keinginan kamu. Restoran ini mendasari usahanya pada trust atau kepercayaan. Bahkan restoran ini telah menjadi bahan penelitian karena konsepnya yang unik, lho. Konsep restoran seperti ini belum muncul di restoran Indonesia. Mungkin sudah restoran yang menerapkan seperti ini di restoran Indonesia, namun belum menjadi bidang bisnis yang diminati banyak orang. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap, langsung cek situs restoran ini, http://deewan.at/, ya!

Der Wiener Deewan: Pay As You Wish!
source: http://deewan.at/

Kantin Gas Methan: Membayar dengan Sampah Plastik

Nah, kantin yang satu ini memiliki alat pembayaran yang unik, yaitu dengan menggunakan sampah plastik! Lokasi kantin ini memang berada di TPA Jatibarang, Jawa Tengah. Ide awal muncul karena dari TPA terdapat 800 ton sampah per hari. Seperti kantin pada umumnya, Kantin Gas Metan menjual berbagai lauk-pauk yang beragam. Ketika ingin makan di kantin ini, pelanggan harus memberikan sampah plastiknya terlebih dulu dan ditimbang. Kemudian, ditimbang dan jumlah sampah plastik yang diberikan itulah yang bisa membayar makanan kamu. Harga setiap kilogram sampah plastik kresek adalah Rp400. Apabila restoran Indonesia banyak yang menggunakan konsep seperti ini, tidak saja menjadi restoran unik, tetapi juga membantu menjaga lingkungan. Makan enak di restoran Indonesia dan ikut menjaga lingkungan seharusnya menjadi salah satu tren yang diikuti oleh banyak orang.

Kantin Gas Methan: Membayar dengan Sampah Plastik
source: http://www.bbc.com/indonesia

Artikel dari: http://beautynesia.id/26362