Pada umumnya dokter memprediksi kelangsungan hidup bayi prematur pada usia kehamilan 24 minggu. Tak sedikit rumah sakit yang mana dokter menggunakan intervensi medis intensif dalam penyelamatan bayi prematur adalah pada usia 24 minggu. Kelahiran pada usia kehamilan tersebut membutuhkan banyak penanganan medis, mulai dari ventilasi mekanis, perawatan invansif, dan Neonatal Intensive Care Unit.

Ketahui Tipe Bayi Prematur Berdasarkan Usia Kehamilan Yuk, Moms!
source: https://hellosehat.com/

Tapi, banyak juga yang ditangani oleh dokter spesialis dan bayi prematur bisa memiliki peluang bertahan hidup yang besar. Meskipun bagi bayi yang lahir di usia kehamilan 23 minggu kemungkinan bertahan hidupnya di lebih kecil. Dalam catatan kesehatan, kelahiran bayi prematur termuda yang mampu bertahan hidup adalah di usia kehamilan 21 minggu 6 hari, banyak medis yang mengatakan bahwa itu adalah sebuah “keajaiban”.

Seperti yang dilansir dari nakita.id peluang untuk bertahan hidup bayi prematur tergantung pada prematuritas dan berat bayi tersebut. Kehamilan dikatakan cukup bulan jika kelahiran terjadi pada usia kehamilan 37-42 minggu. Bayi yang lahir di usia kehamilan 30 minggu 98 persen akan bertahan hidup, dua pertiga dari bayi yang lahir pada usia kehamilan 24 minggu kemudian mendapatkan perawatan NICU pun akan bisa bertahan hidup. Menurut March of Dimes, Quint Boenker Preemie Survival Foundation, harapan bertahan hidup tipe bayi prematur berdasarkan usia kehamilan di antaranya:

Ketahui Tipe Bayi Prematur Berdasarkan Usia Kehamilan Yuk, Moms!
source: https://babyclub.asda.com/
  • 23 minggu/ 17%
  • 24 minggu/ 39%
  • 25 minggu/ 50%
  • 26 minggu/ 80%
  • 27 minggu/ 90%
  • 28-31 minggu/ 90-95%
  • 32-33 minggu/ 95%
  • 34+ minggu/ Hampir sama peluangnya dengan bayi cukup bulan

Banyak faktor yang mempengaruhi kelahiran bayi prematur, salah satunya ibu hamil terlalu banyak pikiran dan terlalu lelah, maka jaga selalu kesehatan ya Moms dan hindari stres. Semoga kehamilan Moms selalu diberikan kesehatan dan kelancaran, jangan sampai terlalu lelah ya Moms.

‚Äč