Muntah
Perlu Beautynesian ketahui, terkadang anak-anak dapat memuntahkan dosis antibiotik yang telah diberikan. Tenang ladies, itu normal banget kok. Jika terjadi 1-2 kali, muntah yang terjadi pada si kecil merupakan reaksi tubuhnya atas rasa antibiotic yang tidak enak. Yup, namanya juga anak-anak, bukan?
 

source: http://www.momjunction.com


Alergi
Jika tubuh si kecil tidak cocok dengan antibiotik yang ia konsumsi, maka akan muncul alergi pada tubuhnya sebagai reaksi atas ketidakcocokan tersebut, ladies.
Alergi yang dialami si kecil  bisa berupa bilur-bilur putih atau merah yang gatal pada seluruh tubuh dan dapat pecah sehingga dapat menimbulkan rasa perih; kemerahan pada kulit; ataupun bintik-bintik atau benjolan berwarna merah dan putih yang bisa muncul di bagian tubuh manapun.
 

source: http://www.parents.com
baca juga


Sariawan
Efek samping pemberian antibiotik untuk anak yang selanjutnya ialah munculnya sariawan. Konsumsi antiobiotik tidak hanya akan membunuh bakteri jahat, tetapi juga bakteri baik yang disebut flora, sehingga membuat sariawan bisa berkembang dalam mulut. Si kecil bisa mengalami sariawan pada gusi, lidah, dibawah lidah, ataupun area pipi bagian dalamnya. And yeah, your kid will feel uncomfortable with it, ladies.
 

source: http://saidsupport.org


Diare
Pemberian antibiotik pada anak yang dapat turut membunuh flora atau bakteri baik, juga bisa menyebabkan di kecil mengalami diare, lho. Flora berperan dalam sistem pencernaan serta mempengaruhi tekstur dari kotoran yang akan dikeluarkan. Nah, dengan ketidakberadaan flora yang aktif, si kecil akan buang air besar lebih sering dengan tekstur yang tidak keras dan berair, alias mengalami diare, ladies.
 

source: http://www.momjunction.com
baca juga


Resistensi Bakteri Terhadap Antibiotik
Terakhir, konsumsi antibiotik yang berulang bisa menyebabkan bakteri dalam tubuh menjadi kebal sehingga tidak lagi dapat dibunuh oleh antibiotik yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan infeksi tersebut. Dengan kondisi ini, si kecil akan membutuhkan dosis obat yang lebih tinggi atau antibiotik yang lebih kuat untuk membunuh si bakteri-bakteri kebal ini. Nah, oleh sebab itu, sebelum memberikannya kepada si kecil, pastikan terlebih dahulu bahwa antibiotik tersebut hanya menyembuhkan infeksi yang dialami secara khusus, bukan jenis antibiotik yang dapat menyembuhkan berbagai infeksi pada tubuh si kecil. Remember, it’s so important for your kid own good, ladies.
​​​​​​​

source: http://yournewswire.com