Dari segi medis, sebenarnya para pria tidak mengalami kondisi baby blues.Tapi lebih mengarah ke kondisi Post Partum Depression atau kondisi depresi pasca kelahiran. Dikutip dari New York Times (17/17), 7 hingga 10 persen ayah muda mengalami depresi, hal ini dibandingkan dengan 12 persen dari total Ibu yang mengalami distress syndrom pasca melahirkan. Wow, banyak ya Moms!

Hanya saja, ayah mungkin tidak menunjukan ciri-ciri baby blues. Ayah mungkin terlihat tidak bahagia maupun mudah tersinggung beberapa saat setelah perubahan statusnya menjadi ayah baru.

Jangan Salah, Ternyata Para Ayah Bisa Mengalami Baby Blues Lho!
source: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTQnyY7KwlmrHDeJggXgFP5zcBVg-suEx_IoahPqCtKie4aiLALuZqk8yHibw

Penyebab Depresi pada Ayah

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Southern California, menemukan korelasi antara depresi pada ayah dengan kadar hormon testosteron pasca kelahiran bayi. Peningkatan hormon testosteron dapat menolong ayah untuk menurunkan resiko depresi. Tapi peneliti juga menyebutkan, masih terus mempelajari penyebab lebih lanjut tentang penurunan hormon testeron pada ayah baru dan korelasinya dengan peningkatan depresi pada ibu baru.
Penyebab Depresi pada Ayah
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTEL4eV5KeBJJzn6ByrS5t6qi4MhK-g14dpjKkqNy82PHlU6VuL
baca juga

Hal yang Menjadi Pemicu Depresi Ayah Baru

Ayah baru mungkin mengalami gangguan emosional yang membuatnya depresi. Berikut lima penyebab Ayah mengalami Baby Blues Syndrome.

  •  Takut Menyandang Status Baru. Perubahan status seringkali membuat orang cemas dan takut. Ia tidak yakin apakah ia bisa menjadi Ayah yang baik. Mungkin pertanyaan-pertanyaan ini wajar jika setelah beberapa waktu Ayah baru mampu menetralisir perasaan khawatir. Tapi jika Ayah terus menerus merasa demikian, maka tandanya Ayah kena Baby Blues Syndrome.
  • Kehidupan menjadi Ayah baru bisa saja mengubah segala hal tentang kehidupan laki-laki sebelumnya. 
  • Kondisi perekonomian yang belum mapan. Kondisi finansial yang belum stabil membuat ayah cemas akan kemampuanya memenuhi segala kebutuhan keluarga. Apalagi jika Ayah adalah satu-satunya sumber nafkah 
  • Perasaan takut akan kehilangan istri dan anak. Perasaan ini juga bisa lho Moms muncul di pihak ayah. 
  • Khawatir dengan kualitas hubungan suami istri. Suami mungkin takut jika kualitas hubungan baik fisik maupun kedekatan psikologis kamu dengan dia terganggu. Ia mungkin kehilangan keberadaan kamu, waktu kamu, dan merindukan banyak waktu yang kalian habiskan berdua.



 

Hal yang Menjadi Pemicu Depresi Ayah Baru
source: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR48h9r2DewWEB2MsMtcRtiB0E2RUUJRWsjdiueFp9WargK-O2k

Nah Moms, selalu komunikasikan dengan pasangan apapun yang kita rasakan, tapi jangan lupa, Kita juga minta pasangan untuk menceritakan apapun yang ayah alami. Selalu peluk dan dukung pasangan saat mengalami kecemasan. Persiapkan diri sebaik-baiknya dalam menghadapi kelahiran anak. Selamat belajar bersama, Moms!