Perlu diketahui bahwa selama hamil, janin akan berkembang dari hari ke hari. Biasanya kamu akan langsung melakukan pemeriksaan kehamilan melalui USG setiap bulannya untuk mengetahui perkembangan janin, apakah janin sehat dan berkembangnya normal. Pemeriksaan melalui USG tetap penting dilakukan, namun selain itu kamu juga bisa lho mengetahui perkembangan janin tanpa USG dengan beberapa cara seperti di bawah ini:


1. Morning Sickness
Pada trimester pertama, umumnya ibu hamil akan mengalami morning sickness atau mual dan muntah. Pada awal kehamilan, umumnya ibu belum mengetahui perkembangan janin karena masih berupa gumpalan darah. Namun, pada trimester pertama ibu disarankan untuk lebih ekstra menjaga kesehatan. Mengapa? Karena pada awal kehamilan ibu masih rentan mengalami keguguran.
source: http://www.naoentendodireito.net


 

2. Organ Sudah Mulai Tumbuh
Memasuki usia kandungan dua bulan beberapa organ bayi sudah mulai tumbuh seperti kaki, tangan, ginjal, mata, otak dan mulut. Saat memasuki usia kehamilan 10 minggu, jantung sudah mulai berfungsi. Pada waktu itulah, ibu disarankan untuk mengurangi aktivitas untuk menghindari risiko keguguran.
source: http://bidanku.com
baca juga


 

3. Sudah Mulai Bergerak
Pada usia kehamilan ketiga bulan, kelopak mata bayi sudah mulai menutup dan terbuka serta kaki dan tangan yang semakin membesar. Bahkan hampir semua bagian tubuh bayi sudah mulai mengalami penyempurnaan. Nah, biasanya ibu sudah akan mulai merasakan lemas dan kelelahan.
source: http://www.idiva.com


4. Panca Indera Mulai Berkembang
Memasuki usia kehamilan lima bulan, panca indera bayi pun sudah mulai berkembang dan sedang memproduksi selaput putih untuk melindungi tubuhnya. Rambut dan alisnya pun sudah mulai tumbuh. Tak hanya itu, memasuki usia enam bulan bayi sudah mulai mengeluarkan air seni dan sudah mulai dapat mengontrol gerakannya.
source: http://www.quangduc.vn
baca juga


 

5. Menendang-nendang Perut Ibu
Inilah momen yang sangat membahagiakan para ibu hamil, disaat bayi sudah mulai diajak berkomunikasi dengan cara menendang perut sang ibu. Bahkan ia sudah bisa memberikan pendapatnya kepada ibu melakukan tendangannya itu, seperti saat ibu mengonsumsi makanan lezat atau mendengarkan musik, ia akan meresponnya dengan menendang perut ibu.
source: http://www.yummymummyclub.ca