1. Siapkan Tas Darurat

Siapkan sebuah tas ransel yang mudah dibawa dengan perlengkapan darurat di dalamnya, seperti:

  • Makanan tahan lama yang tidak perlu dimasak (biskuit, cokelat, abon, dan sebagainya) yang cukup untuk 3 hari.
  • Air botol kemasan yang cukup untuk 3 hari.
  • Pakaian (termasuk pakaian dalam, jaket, dan jas hujan) yang cukup untuk 3 hari.
  • Alat penerangan seperti korek api, lilin, lampu kepala, atau senter.
  • Masker untuk melindungi pernafasan.
  • Obat-obatan.
  • Radio, handphone yang cukup untuk menelfon/sms, dan powerbank.
  • Uang tunai secukupnya untuk 3 hari.
Jangan lupa untuk mengecek isi tas darurat ini sebulan sekali untuk memastikan keadaannya masih baik dan bisa dikonsumsi atau digunakan. Pastikan pula seluruh penghuni rumah memiliki tas daruratnya masing-masing dan saling mengetahui dimana tempat menyimpannya. 
source: https://media.treehugger.com/assets/images/2017/09/emergency-backpack.jpg

2. Scan dan simpan surat dokumen penting
Surat dan dokumen penting seperti Kartu Keluarga, KTP, paspor, akte kelahiran, akte tanah, dan sebagainya sebaiknya di-scan dan simpan dalam email. Begitu pula dengan kartu kredit dan ATM. Lakukan hal ini tiap kali ada surat, dokumen, atau kartu yang diperbarui. Dengan demikian surat, dokumen, dan kartu penting Moms akan tetap aman softcopy-nya walaupun bentuk fisiknya mungkin sudah rusak. 
 

source: http://media.techregar.com/images/2015/03/scan-documents-smartphones-004.jpg
baca juga

3. Pastikan Kendaraan Terisi Bahan Bakar
Bencana apa saja bisa terjadi kapan saja. Jangan sampai ketika Moms sekeluarga hendak mengungsi kendaraan justru tidak bisa dipakai karena kehabisan bahan bakar. Pastikan kendaraan yang terparkir di rumah selalu dalam keadaan terisi bahan bakar setidaknya lebih dari setengah tangki agar bisa dipakai mengungsi dengan jarak yang jauh.
 

source: https://www.umpquavalleyquilters.com/wp-content/uploads/2018/02/Tips-for-4-Car-Garage-House-Plans.jpg

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Moms dan keluarga dalam bersiap menghadapi bencana, ya.