1. Pil KB
Pil KB merupakan alat kontrasepsi yang paling populer. Pil ini mengandung hormon progestin dan estrogen untuk mencegah ovulasi. Kelebihannya yakni bisa dibeli secara bebas di apotek, dapat melancarkan haid, serta tingkat kegagalan yang hanya 8%. Sementara kekurangannya yakni dapat meningkatkan tekanan darah serta pembekuan darah. Banyak Moms yang memilih alat kontrasepsi dengan pil KB karena membuat tanggal datangnya haid menjadi teratur.
 

source: http://kjonnsforskning.no/sites/default/files/styles/750/public/p-pille_istockphoto.jpg?itok=SVal6ZF6

2. Suntik KB
Terdapat 2 jenis, yakni yang bekerja selama 1 bulan dan 3 bulan. Kelebihannya, suntik KB sangat efektif dengan tingkat kegagalan 1%-3%, tidak mahal, serta tidak memakan banyak waktu dalam menggunakannya. Kekurangannya yakni harus dilakukan oleh dokter atau bidan, dapat menimbulkan bercak darah, serta tidak dianjurkan untuk Moms dengan riwayat penyakit tertentu.
 

source: https://www.hindustantimes.com/rf/image_size_960x540/HT/p2/2017/03/24/Pictures/pill_0e476f4a-1070-11e7-be49-55692bf38950.jpg
baca juga

3. Implan
Seperti namanya, implan dimasukkan ke bagian bawah kulit, umumnya lengan bagian atas. Alat ini bekerja dengan mengeluarkan hormon progestin untuk mencegah ovulasi selama 3 tahun. Adapun kelebihannya yakni memiliki tingkat kegagalan sebanyak 1% dan kekurangannya yakni dapat menyebabkan bengkak serta haid tidak teratur. Namun kini alat kontrasepsi implan sudah semakin jarang dipilih karena pemasangannya yang memakan waktu lebih lama serta gerakan Moms yang akan menjadi lebih terbatas. 
 

source: http://www.healthtalk.org/files/u112/implant_cropped.jpg