Atur Suara dan Intonasi

Cerita yang disampaikan dengan suara yang datar tentu tidak menarik untuk anak-anak. Anak akan lebih tertarik jika penyampaian cerita diiringi dengan suara yang pas. Pelankan atau kencangkan suara sesuai situasi yang ada pada alur cerita.

Ceritakan dengan nada girang ketika ada tokoh yang bersukacita, sebaliknya sampaikan dengan nada yang sedih dan perlahan jika ada yang tidak menyenangkan. Cara membacapun perlu diperhatikan. Kata "hore" akan berbeda jika dibaca hore dengan nada pendek atau dibaca horeeeeee.... dengan nada panjang dan suara riang.
 

Atur Suara dan Intonasi
source: https://mama.ua



 

baca juga

Carilah Tempat yang Nyaman

Membaca buku tidak harus saat akan tidur di siang atau malam hari. Kapanpun dapat kamu lakukan dan sesuaikan dengan kondisi si kecil. Carilah tempat yang nyaman agar anak merasa senang dan dapat menyimak dengan baik.

Misalnya duduk di sofa atau duduk di lantai dapur sambil menggelar karpet atau tikar dan ngemil bersama di kecil. Suasana yang berbeda ini tentu tidak akan membosankan bagi anak. Atau kamu dapat membawanya ke taman dekat rumah.
 

Carilah Tempat yang Nyaman
source: http://blog.niani.com



 

Membaca Sambil Belajar

Setelah membaca satu alur cerita, cobalah test kemampuan anak. Apakah anak dapat menangkap cerita dengan baik. Tentunya untuk anak diatas usia 5 tahun ya. Kamu dapat mencoba tanya jawab dengan membuka lembaran buku yang ada, sehingga anak dapat mengingat kembali apa yang diceritakan. Tentu akan lebih menarik jika membaca sambil belajar.
 

Membaca Sambil Belajar
source: http://www.ef.co.id



 

baca juga

Biarkan Anak Memilih Buku Sendiri

Kebiasaan membaca harus diterapkan sejak kecil agar anak gemar membaca. Oleh sebab itu berceritalah kepada anak sejak ia usia dini. Biarkan anak memilih buku kesukaanya. Ada anak yang suka dengan dinosaurus, ia akan meminta dibacakan buku tentang dinosaurus.

Namun ada juga anak perempuan yang suka dengan cerita princess. Belikan beberapa buku kesukaannya. Dengan demikian membaca cerita adalah kegiatan yang menyenangkan untuknya. Anak tidak akan bosan dengan buku kesenangannya.
 

Biarkan Anak Memilih Buku Sendiri
source: http://update.ahloo.com



 

Tidak Harus Bercerita dari Buku

Ada beberapa metode membaca cerita untuk anak, tidak hanya dari buku saja. Kamu dapat menggunakan media lain seperti:
  • Kartu bergambar, dimana kartu ini dapat dijumpai dimana-mana. Tunjukkan kartu ini dan lihatlah mimik anak, apakah dia mengerti apa yang disampaikan.
  • Media elektronik dengan pilihan gambar dan cerita yang mudah dicerna anak seusianya. Anak lebih tertarik pada gadget, oleh sebab itu manfaatkan kelebihan gadget untuk bercerta dengan seru.
  • Alam sekitar, seperti ketika kamu pergi berlibur di alam bebas. Ceritakan tentang apa yang ada disekitarmu seperti pohon, bunga atau binatang yang ada.
  • Lingkungan di rumah dengan beragam benda yang dapat kamu pilih salah satu agar alur cerita tetap fokus. Misalnya seprei bergambar, alat makan bergambar ataupun perabot rumah yang ada.
  • Boneka tangan yang dapat kamu beli di toko dengan harga terjangkau. Ada banyak karakter seperti karakter binatang, boneka maupun yang lain. Pilihlah karakter kesuakaannya.
Tidak Harus Bercerita dari Buku
source: https://www.merdeka.com