1) Imunisasi dapat Meningkatkan Sistem Imun Anak

source: http://theconversation.com/six-myths-about-vaccination-and-why-theyre-wrong-13556

Ladies, kamu perlu tahu kalau imunisasi diberikan untuk merangsang sistem imun tubuh dalam memproduksi antibodi terhadap virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi tertentu. Jika misalnya anak terpapar infeksi tersebut secara alami, antibodi yang sudah terbentuk akan mengenali dan menyerang kuman yang masuk. Maka anak pun akan terlindungi dari penyakit yang ditimbulkan. Meski terkena penyakit itu pun, risikonya tidak akan separah anak yang belum diimunisasi. 

 

2) Imunisasi dapat Mencegah Penularan Penyakit

source: https://healthimpactnews.com/2015/michigan-cps-seeking-to-force-measles-vaccine-on-4-small-kids-against-desire-of-parents/

Untuk infeksi yang ditularkan dari orang ke orang lainnya, imunisasi mampu mengurangi risiko mewabahnya suatu penyakit. Hal ini terjadi karena lebih sulit bagi infeksi untuk menular dan mencapai anak yang telah diimunisasi. Proses ini disebut sebagai imunitas kelompok. Nah, apabila banyak orangtua yang memutuskan menolak imunisasi untuk anak-anaknya, risiko mewabahnya penyakit pun akan meningkat. So, be wise yah, ladies!

 

baca juga

3) Mencegah Penyakit-Penyakit Berbahaya

source: http://vet2u.net/mobile-services/vaccinations-immunisation-jabs/

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kalau anak tidak diberikan imunisasi dasar lengkap, maka tubuhnya tidak mempunyai kekebalan yang spesifik terhadap penyakit tertentu, termasuk yang berbahaya dan menyebabkan sakit berat, cacat atau meninggal. Beberapa contohnya seperti difteri, pertusis, tetanus, pneumonia, radang otak (meningitis), rubella atau campak Jerman, hepatitis A, kanker serviks dan masih banyak lainnya.

 

4) Imunisasi Menimbulkan Efek Samping

source: http://theconversation.com/vaccine-program-changes-protect-kids-but-with-fewer-ouches-15614

Banyak orangtua yang enggan memberikan vaksin atau imunisasi kepada anaknya karena menimbulkan efek samping. Memang ada beberapa vaksin yang dapat menyebabkan anak mengalami demam dan terasa sakit pada bagian tubuh yang disuntik. Tapi, ini hanya berlangsung sementara kok, ladies, dan enggak menimbulkan efek buruk jangka panjang seperti yang diperkiran orang-orang. Kalau misalnya, si kecil salah satu yang merasakan efek samping ini, maka redakan demamnya dengan obat yang diresepkan dokter. 

 

baca juga

5) Imunisasi Membuat Anak Takut dengan Jarum Suntik

source: http://www.dailymail.co.uk/health/article-4495464/Prostate-cancer-vaccine-provide-cure-study-finds.html

Ada beberapa cara memberikan imunisasi kepada anak yaitu melalui tetes mulut dan injeksi atau suntikan. Nah, cara kedua ini biasanya membuat anak menjadi takur bahkan trauma dengan jarum suntik, karena terasa sakit pada saat disuntik dan setelahnya. Akibatnya, apabila sakit, anak-anak merasa takut ke dokter, karena berpikiran akan disuntik, seperti saat menerima imunisasi. 

Nah, itulah beberapa plus minus imunisasi. Pemerintah sudah menjamin keamanan dan kehalalan vaksin yang diberikan saat imunisasi, so keputusan untuk mengimunisasi buah hatimu ada di tanganmu!