Terlambat Menstruasi


Boleh dibilang, terlambat datang bulan atau siklus menstruasi yang terlewat adalah tanda awal kehamilan yang paling kentara. Meskipun tak semua kejadian terlambat menstruasi disebabkan oleh kehamilan, namun kehamilan pasti akan menghentikan menstruasi. Saat menemukan tanda ini, kamu dapat mulai memperhatikan tanda-tanda lainnya untuk mendapat jawaban yang lebih pasti.

 

source: https://www.thecut.com/2016/08/late-period-negative-pregnancy-test.html


Muncul Bercak Darah dan Kram Perut


Pasca pembuahan, proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim dapat menimbulkan bercak darah yang juga disebut spotting dan implantation bleeding. (Baca Juga: Tanda Kehamilan atau Tanda Menstruasi? Begini Cara Membedakannya

Selain timbul bercak darah dan kram perut ringan, di awal kehamilan dapat muncul cairan berwarna putih susu dari vagina. Asal nggak berbau tak sedap dan tidak gatal, kamu tak perlu kuatir. Ini disebabkan oleh pertumbuhan sel pada dinding vagina.
 

 

source: https://www.thebump.com/a/can-implantation-bleeding-be-a-sign-of-pregnancy
baca juga


Perubahan Pada Payudara


Segera setelah terjadi pembuahan, terjadi perubahan tingkat hormon yang mendorong pertumbuhan payudara. Akibatnya, payudara dapat membesar, terasa sakit, bahkan lebih berat dan terasa penuh. Warna kulit di sekitar puting dapat menggelap.
 

source: http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/breast-changes-during-pregnancy/


Kelelahan


Timbulnya fatigue atau rasa lelah dapat dialami seminggu setelah terjadi pembuahan. Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat hormon progesteron di dalam tubuh. Untuk mengatasinya, perbanyak istirahat dan rutin mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan zat besi.
 

 

source: https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/pregnancy-fatigue.aspx
baca juga


Morning Sickness


Dalam film atau sinetron, morning sickness yang ditandai dengan rasa mual dan muntah adalah pertanda jelas kehamilan. Penyebabnya tak diketahui dengan pasti, namun diduga berkaitan dengan perubahan tingkat hormon dalam tubuh. Namun, karena tak semua ibu hamil mengalami morning sickness, pastikan kamu juga mengamati tanda-tanda kehamilan lainnya. 
 

source: http://www.medicalnewstoday.com/articles/179633.php