1. Browsing
Cara termudah untuk memilih dokter kandungan adalah dengan browsing di dunia maya. Moms akan menemui banyak sekali review dokter kandungan di berbagai rumah sakit. Semakin banyak review positif mengenai seorang dokter, maka dokter tersebut artinya semakin populer. Dan semakin populer seorang dokter kandungan, maka artinya pasiennya semakin banyak. Maka, Moms harus bersedia mengantre lama untuk melakukan kontrol kandungan di dokter tersebut.
 

source: https://www.wth.org/assets/uploads/content_images/OBGYN.jpg

2. Rekomendasi Teman dan Kerabat
Jika browsing di dunia maya kurang bisa membuat Moms yakin, cobalah bertanya pada teman dan kerabat yang baru-baru ini melahirkan. Rekomendasi dokter kandungan dari orang yang benar-benar Moms kenal biasanya akan lebih membuat Moms yakin. Jangan lupa juga tanyakan detailnya mengapa mereka merekomendasikan dokter kandungan tersebut.
 

source: https://dupyoqnkicx6o.cloudfront.net/blog/wp-content/uploads/2017/09/14125955/OB-GYN-Nurse-Job-Description-Salary-8x5.jpg
baca juga

3. Mempertimbangkan Jarak
Jarak rumah sakit tempat dokter kandungan tersebut berpraktek juga harus Moms pertimbangkan. Jika Moms adalah seorang ibu rumah tangga, maka jarak antara tempat tinggal dan tempat praktek dokter yang diperhitungkan. Namun jika Moms bekerja di kantor, Moms juga bisa mempertimbangkan jarak antara kantor dan tempat prakter dokter tersebut agar lebih hemat waktu perjalanan.
 

source: http://4klq21y272y3fzoyd38ur3d1.wpengine.netdna-cdn.com/wp-content/uploads/2017/12/GettyImages-639627574-1440x960.jpg

4. Meminta Pendapat Dads
Ada Moms yang lebih nyaman jika ditangani dokter kandungan yang sama-sama wanita. Ada juga sebagian Moms yang berpendapat dokter kandungan berjenis kelamin pria justru lebih lembut dan detail dalam memeriksa. Sementara sebagian Moms yang lain menginginkan dokter kandungan yang sudah senior. Sebenarnya semua pilihan tersebut sama-sama baik. Moms perlu ingat bahwa semua dokter kandungan sudah memiliki dasar pendidikan, ijin praktek, serta pengalaman di bidangnya tersebut. Namun jika Moms masih ragu, meminta pendapat dan dukungan Dads bisa menjadi hal yang baik untuk dilakukan. 
 

source: https://doximity-res.cloudinary.com/image/upload/v1513115469/umdsf9piuxkdfyoiphkm.png