Seperti yang dilansir dari liputan6.com yang mengutip jurnal Current Biology, setengah bagian otak kita yang tidak benar-benar terlelap saat kita tidur tempat asing atau selain tempat tidur kita. Akibatnya, sebagian otak kita tetap "terjaga" dan langsung merespons keadaan begitu ada sesuatu yang mengusik. Wah, pantas saja ya Moms terkadang kita sulit tidur di tempat asing. Ternyata, badan dan pikiran kita memang belum terbiasa dengan tempat tersebut sehingga pola tidur kita pun tidak seperti biasanya.

Sulit Tidur di Tempat Asing, Kenapa Ya? Simak Penjelasan Ilmiahnya Yuk Moms!
source: http://sleep.galleryfurniture.com/

Dilansir dari laman Popsugar, saat bagian otak lainnya tidak terjaga, bagian otak yang terjaga sangatlah responsif pada stimulus dari luar. Inilah mengapa kita mudah terbangun saat ada bunyi-bunyian tertentu Moms. Lebih lanjut, para penelitian juga menjelaskan bahwa kesulitan tidur di tempat asing ini sebenarnya berkaitan dengan strategi alami kita bertahan hidup. 

Dari penelitian di atas, bisa dikatakan bahwa otak bagian kiri kita memang akan lebih waspada saat kita berada di tempat baru. Rasa cemas akan timbul saat kita berada di tempat asing, sehingga lebih peka akan hal-hal yang tidak terduga. Selain tempat asing, saat suhu ruangan atau posisi tidur berubah pun, kita juga bisa kesulitan tidur sehingga pola tidur berubah akibat timbulnya rasa waspadaNah, kewaspadaan ini dikatakan sebagai stategi alami diri kita melindungi dari ancaman,  yang memang merupakan salah satu kelebihan dari otak kiri kita.

Sulit Tidur di Tempat Asing, Kenapa Ya? Simak Penjelasan Ilmiahnya Yuk Moms!
source: http://kintakun-collection.co.id/

Sebenarnya sulit tidur di tempat baru ini bisa kita atasi dengan sering bepergian ke tempat baru. Dengan begitu, kerja otak kita pun akan terbiasa dengan perubahan dan menurunkan level kewaspadaan terhadap tempat asing. Seperti yang terungkap dalam penelitian oleh tim peneliti Brown University, otak manusia merupakan organ tubuh yang cukup fleksibel. Bila kita sering tidur di tempat yang baru, otak pun akan beradaptasi dan tidak terlalu cemas serta waspada lagi. Saat kita sering tidur di tempat atau suasana baru, pola tidur kita pun akan seperti biasanya saja Moms ketika harus pindah tidur.  Kendati menginap di tempat asing, tidur kita pun akan lebih rileks dan lebih nyenyak.

baca juga

Bagaimana Moms, masih khawatir kesulitan tidur di tempat baru?  Coba dulu tips berikut.

Sulit Tidur di Tempat Asing, Kenapa Ya? Simak Penjelasan Ilmiahnya Yuk Moms!
source: https://innerself.com/
  • Hindari memainkan gadget saat hendak memulai aktivitas tidur. Matikan semua alat elektronik termasuk gadget kira-kira 90 menit sebelum waktunya tidur. Hal ini dikarenakan sinar dari gadget atau alat elektronik seperti TV akan membuat kerja otak tidak berhenti sehingga semakin waspada dan sulit beristirahat.
  • Beberapa dari kita yang mengalami kesulitan tidur baik di tempat sendiri ataupun tempat asing biasanya selalu menyediakan earplug (penyumbat telinga) sehingga kita tidak terganggu dengan suara-suara di sekitar kita.
  • Mandi air hangat sebelum tidur. Relaksasi diri ini akan membuat kita lebih nyaman. Pastikan juga kita mengatur suhu kamar agar tetap sejuk.
Semoga Moms bisa tidur nyenyak saat berada di tempat baru ya, agar liburan atau kunjungan kita di daerah tempat tersebut bisa kita jalani tanpa kekurangan tidur ya Moms.