1. Bayi Sering Kentut Tapi Tidak BAB

Banyak ibu yang khawatir karena bayi sering kentut tapi tidak BAB. Sebenarnya kentut tidaklah menjadi pertanda bahwa bayi akan BAB. Sering kentut pada bayi bisa disebabkan oleh banyak hal di antaranya: 

Posisi menyusui
Saat bayi sedang menyusu, kadang ada gas atau udara yang ikut masuk ke dalam tubuhnya. Biasanya hal ini dipengaruhi posisi menyusui yang keliru. Gas di dalam tubuh bayi tidak diperlukan sehingga akan dikeluarkan baik itu melalui sendawa ataupun kentut. 

Ibu mengonsumsi makanan mengandung gas
Tahu tidak Moms, makanan yang dikonsumsi selama masa-masa menyusui akan memengaruhi ASI. Jadi jika Moms mengonsumsi makanan yang mengandung gas, maka akan masuk juga ke dalam tubuh bayi lewat ASI. Untuk itu, ada baiknya kamu menghindari mengonsumsi makanan yang mengandung gas seperti sayur kol, makanan bertepung, soda, produk susu dan sebagainya. 
 
1. Bayi Sering Kentut Tapi Tidak BAB
source: https://www.babygaga.com


 

2. Bayi Sering Kentut Disertai BAB

Kentut yang normal pada bayi ada yang tidak disertai dengan BAB. Jika bayi sering kentut dan disertai BAB, maka kemungkinan ada masalah pada sistem pencernaan pada bayi. Hal ini juga disebabkan karena sistem pencernaan yang belum optimal, terutama pada bayi yang berusia 1 hingga 3 bulan. Apabila bayi mengalami diare dan feses berwarna hijau, patut dicurigai adanya infeksi pada sistem pencernaan maupun reaksi alergi. Segera bawa bayi ke dokter apabila mengalami kasus ini ya, Moms! 
 
2. Bayi Sering Kentut Disertai BAB
source: https://www.parentlane.com

 
baca juga

3. Bayi Sering Kentut dan Bau

Kentut dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi bayi. Bayi yang diberi ASI, biasanya kentutnya tidak berbau. Berbeda dengan bayi yang diberi susu formula, kentutnya akan lebih berbau. Saat mulai mengonsumsi makanan padat atau MPASI, kentut bayi juga akan lebih cenderung berbau. 

Nah, ternyata kentut bau juga bisa menjadi pertanda bahwa bayi mengalami masalah pada sistem pencernaan dan tubuhnya. Oleh karena itu, Moms perlu waspada jika kentut bayi berbau menyengat dan disertai dengan gejala seperti demam, rewel, tidak BAB, muntah, perut kembung, tampak kesakitan dan lainnya. Segera hubungi dokter jika bayi mengalami gejala-gejala di atas. 
 
3. Bayi Sering Kentut dan Bau
source: http://kindmommy.com

 

4. Bayi Sering Kentut Bau Tapi Tidak BAB

Bau kentut bayi juga merupakan penanda paling utama berapa lama feses bayi berada dalam ususnya. Kentut bayi bau menandakan bahwa bakteri telah lama berkembang di dalam feses. Di sisi lain, kentut bayi yang bau juga dapat menjadi tanda bahwa bayi mengalami alergi yang menyebabkan bau kentut menjadi sangat asam atau busuk.
 
4. Bayi Sering Kentut Bau Tapi Tidak BAB
source: http://kindmommy.com

 
baca juga

5. Perut Anak Kembung dan Sering Kentut

Sering kentut adalah salah satu tanda bahwa perut bayi sedang kembung. Perut kembung disebabkan karena adanya gas atau udara yang masuk ke dalam perut bayi saat menyusu, banyak mengonsumsi makanan mengandung gas, tidak banyak minum air, sering bergerak-gerak saat makan dan sebagainya. Selain sering kentut, perut kembung juga menyebabkan bayi menjadi rewel dan menangis. 

Meski tidak tergolong berbahaya, namun perut kembung bisa sangat menyiksa. Untuk itu lakukan beberapa cara berikut demi meringankan rasa nyeri yang dirasakan bayi:
  • Letakkan bayi di tempat tidur dengan posisi telentang, lalu gerakkan kedua kakinya seperti mengayuh sepeda. 

  • Pijat perut bayi secara perlahan.

  • Usap-usap bagian punggungnya.
  • Susui bayi dengan posisi agak tegak sehingga susu bisa masuk dengan mudah ke dalam perut. 
5. Perut Anak Kembung dan Sering Kentut
source: https://www.kalay.com.mm