Meski sering dikaitkan dengan kematian bayi, namun banyak orang tua yang belum memahami betul apa itu penyakit meningitis. Begitu pula dengan Georgia Higginbottom. Sangkanya penyakit menigitis tidak mematikan. 

Georgia melahirkan Oscar pada akhir September lalu. Bayi Oscar lahir lebih awal dari due date sebenarnya atau terlahir prematur. Sebulan setelah lahir, bayi Oscar bolak-balik ke rumah sakit untuk melalukan serangkaian pemeriksaan oleh dokter. Ternyata hasilnya, bayi mungil itu terkena Group B streptococcal meningitis (GBS). Dokter memvonis Oscar tak akan bertahan lama menghadapi penyakit tersebut. 
 
source: https://www.blackpoolgazette.co.uk

Sang ibu Georgia sangat terkejut dengan vonis dokter. Untuk membantu Oscar tetap hidup, tubuhnya dipasangi mesin life support sepanjang hari. Sayangnya, bayi Oscar menyerah dan mengembuskan napas terakhirnya saat berusia 46 hari. 

Apa itu Penyakit Meningitis?

Penyakit meningitis adalah radang selaput otak yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, namun paling sering ditemukan pada bayi, terutama bayi baru lahir. Semakin muda usia bayi, risiko infeksi yang menyebar pada saraf pusat otaknya akan semakin tinggi.

 
source: https://www.blackpoolgazette.co.uk

Ada beberapa tanda bayi terkena meningitis, yaitu: demam, kejang, penuruan kesadaran, menolak makanan, nada menangis sangat tinggi, selalu mengantuk dan sulit untuk dibangukan, nafasnya berat, tangan dan kakinya terasa dingin, serta kulitnya seperti ada noda, pucat, dan kebiruan. 
baca juga

Bakteri dan Virus Meningitis

Penyakit meningitis terdiri atas 2 jenis, yaitu meningitis bakterialis dan meningitis virus. Meningitis bakterialis disebabkan oleh beberapa bakteri seperti Meningococcal, Pneumococcal, Haemophilus influenzae B (HiB), Group B Streptococcal (GBS), E. Coli, dan Listeria.

Sementara virus yang menyebabkan meningitis meliputi virus kelompok enterovirus, virus herpes simplex, HIV, virus West Nile, dan coltivirus. Virus-virus tersebut dapat menyebar melalui udara, seperti saat bersin atau batuk, berbagi penggunaan barang pribadi, atau lewat sentuhan. 
 
source: https://www.babycenter.com.au

 

Penyakit Meningitis, Menular Atau Tidak?

Penyakit meningitis mudah sekali menular, terutama kepada bayi. Oleh karena itu, hindari agar bayi tidak berada di dekat atau disentuh oleh pasien yang terkena penyakit ini. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan penderita atau terpaparnya cairan tubuh penderita meningitis, melalui ludah, dahak, ingus, cairan bersin, dan cairan tenggorokan penderita. Bakteri-bekteri ini juga dapat disebarkan melalui pertukaran udara dari pernapasan.
 
source: https://nannyoptions.ie

 
baca juga

Makanan Penyebab Meningitis

Ternyata penyebaran penyakit meningitis juga bisa lewat parasit yang ada pada makanan lho Moms. Beberapa makanan yang mudah terkena bakteri atau parasit penyebab meningitis di antaranya ikan, unggas, melon, keju dan sayuran mentah.
 
source: https://www.hunker.com

 

Apakah Meningitis Bisa Sembuh?

Kebanyakan penyakit meningitis sangat berbahaya bagi bayi dan sulit disembuhkan. Namun, bagi orang dewasa, kesempatan sembuh dari penyakit ini cukup besar. Contohnya, aktris cantik Ashanty telah sembuh dari penyakit radang selaput otak ini. Peluang sembuh bisa didapatkan apabila diagnosa penyakit ini dilakukan lebih cepat dan pengobatannya pun tepat. Ada ratusan kuman penyebab penyakit meningitis sehingga diperlukan obat dan antibiotik yang tepat untuk mematikan kuman-kuman tersebut. 
 
source: https://www.childrens.com

Nah, ayo lebih sadar dan waspada penyakit meningitis pada anak, Moms!