Ada dua jenis tempat penyimpanan ASI perah, yakni dalam botol kaca dan juga dalam bentuk plastik yang sudah ada tulisan BPA Free untuk menjamin keamanannya. Ketahanan ASI perah berbeda-beda. Ketahanan ASI perah segar tidak bisa bertahan lama bila ada di suhu ruangan, hal ini berbeda jika sudah dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Berikut prinsip penyimpanan ASI yang harus diketahui:

  • ASI perah tahan hingga 6 jam jika ditaruh pada suhu ruangan sekitar 25 derajat Celcius.
  • ASI perah tahan hingga 24 jam, saat disimpan dalam kotak pendingin yang ditambah kantung es (ice pack).
  • ASI perah tahan sampai 5 hari, ketika ditaruh pada kulkas bagian lemari pendingin dengan suhu minimal 4 derajat Celcius.
  • ASI perah tahan hingga 6 bulan apabila disimpan di dalam freezer dengan suhu -18 derajat Celcius atau lebih rendah lagi.

Ketahanan Asi Perah Tanpa Kulkas
 



Usai Moms memompa ASI, sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Sebab, ketahanan ASI perah tanpa kulkas yang ditaruh pada suhu ruangan sekitar 25 derajat celcius hanya 6 jam saja. Bila sudah lewat dari 6 jam, ASI perah sudah tidak bisa diberikan ke buah hati. 

Ketahanan Asi Perah dalam Freezer
 

source: http://modo.co.id/wp-content/uploads/2017/12/Cara-Menyimpan-ASI-Perah-570x320.jpg

ASI perah tahan hingga 6 bulan apabila disimpan di dalam freezer dengan suhu -18 derajat Celcius atau lebih rendah lagi. Jika ingin memberikan ASI perah dalam keadaan beku, jangan langsung dicairkan. Baiknya disimpan ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu. Beberapa penelitian mengungkap perubahan suhu yang cepat dan drastis dapat memengaruhi kandungan antibodi dalam ASI yang bermanfaat bagi bayi. 

Hanya saja perlu diingat, proses pembekuan ASI perah kemungkinan menghilangkan beberapa zat yang penting untuk menghalau infeksi pada bayi. Semakin lama penyimpanan ASI perah, baik didinginkan maupun dibekukan, akan menghilangkan kandungan vitamin C pada ASI.
source: https://www.alodokter.com/penyimpanan-asi-perah-yang-benar.html



Usai sedikit cair, ASI yang beku dapat dihangatkan menggunakan penghangat ASI elektrik yang bisa digunakan di rumah atau di mobil. Jika tidak tersedia, maka Moms dapat menempatkan botol penyimpan ASI perah ke dalam panci atau mangkuk berisi air hangat. Diamkan beberapa saat. Ingat, jangan menaruh panci atau baskom tersebut di atas kompor yang menyala.

Ketahanan ASI perah setelah dihangatkan hanya 3 jam untuk diberikan ke si kecil. Jika sudah lewat dari 3 jam sebaiknya beri ASI perah baru ya Moms. 

Ketahanan ASI Perah Segar
 

source: https://blue.kumparan.com/kumpar/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_480,ar_10:7/v1535345218/w7escxdsbkx1tzmshjyo.jpg


ASI segar dapat disimpan dalam suhu ruang. Ketahanan ASI perah segar ini hanya sekitar 4-8 jam saja. Jadi saat memerah ASI dan kebetulan tidak ada lemari pendingin, maka Moms masih dapat memberikan ASIP untuk si kecil dalam kurun waktu 4-8 jam kemudian.