1. Penyakit meningitis adalah...

Meningitis adalah infeksi pada selaput di sekitar otak dan saraf tulang belakang. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh virus, tapi dalam beberapa kasus dapat juga disebabkan oleh bakteri dan jamur. Meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya dapat sembuh tanpa pengobatan. Sementara meningitis yang disebabkan oleh bakteri umumnya dapat berkembang menjadi serius sehingga membutuhkan pengobatan antibiotik segera untuk meningkatkan kemungkinan pemulihan.

Gejala dari penyakit ini adalah demam tinggi dan menggigil, sakit kepala akut, leher kaku, sering pingsan, sensitif terhadap cahaya, mual dan muntah, serta kejang. Diagnosis meningitis terbilang sulit dilakukan karena gejalanya sering muncul secara tiba-tiba dan mirip dengan penyakit lainnya. Tidak ada cara untuk mengetahui apa jenis meningitis yang Anda alami tanpa konsultasi ke dokter.

Waspada! Meningitis Mengintai, Ini Cara Kerja Sebenarnya Vaksin Penyakit Meningitis Pada Bayi
source: http://cshopify.com

2. Penyakit meningitis pada bayi

Perlu Moms ketahui ada 3 gejala khas yang menjadi tanda si Kecil terkena meningitis. Ketiga gejala tersebut adalah demam, kejang, dan penurunan kesadaran. Selain 3 gejala khas tersebut, ada beberapa tanda lainnya seperti menolak makanan, nada menangis sangat tinggi, selalu mengantuk dan sulit untuk dibangukan, nafasnya berat, tangan dan kakinya terasa dingin, serta kulitnya seperti ada noda, pucat, dan kebiruan. 

Penyebab yang paling sering terjadi adalah karena bakteri dan virus. Bakteri meningitis biasanya lebih berbahaya dibandingkan dengan virus meningitis, tapi keduanya tetap membutuhkan perawatan medis sesegera mungkin.
 

Waspada! Meningitis Mengintai, Ini Cara Kerja Sebenarnya Vaksin Penyakit Meningitis Pada Bayi
source: http://my.imaginarium.es
baca juga

3. Penyakit meningitis menular atau tidak?

Meningitis bakteri dan virus bersifat menular; namun, keduanya tidak semenular selesma atau flu. Keduanya bisa ditularkan melalui droplet dari sekret pernapasan selama kontak dekat seperti ciuman, bersin atau batuk, tetapi tidak bisa disebarkan hanya dengan menghirup udara di mana seorang penderitameningitis berada.

Siapa saja yang berisiko menderita meningitis?
Siapapun dapat menderita meningitis jenis apa saja. Namun, penelitian menunjukkan beberapa kelompok usia yang memiliki risiko meningitis lebih tinggi, yaitu:

  • Anak di bawah 5 tahun
  • Remaja dan dewasa muda yang berusia 16-25 tahun
  • Di atas 55 tahun
Waspada! Meningitis Mengintai, Ini Cara Kerja Sebenarnya Vaksin Penyakit Meningitis Pada Bayi
source: https://healthblog.uofmhealth.org

4. Cara mengobati penyakit meningitis

Biasanya untuk mengatasi meningitis pada anak yang disebabkan oleh virus, umumnya dokter akan meminta anak beristirahat, tanpa pemberian antibiotik, sambil memberikan terapi suportif. Pada kasus yang jarang terjadi, virus menyebabkan peradangan pada otak, dokter bisa memberikan obat antivirus. Penyakit meningitis bisa dicegah yang paling penting adalah jangan pernah melewatkan pemberian vaksin untu bayi. Vaksin polio, campak, gondong, cacar air, influenza, dan semua vaksin bayi lainnya sangat berguna untuk melindungi diri bayi dari serangan virus.

Waspada! Meningitis Mengintai, Ini Cara Kerja Sebenarnya Vaksin Penyakit Meningitis Pada Bayi
source: https://firstcrycdn.com
baca juga

5. Apakah meningitis bisa sembuh?

Penyakit meningitis bisa saja sembuh asalkan ada pemeriksaan sejak dini dan segera mendapat pengobatan yang tepat. 
 

Waspada! Meningitis Mengintai, Ini Cara Kerja Sebenarnya Vaksin Penyakit Meningitis Pada Bayi
source: https://nymag.com