1. Pilih ukuran corong/perisai pompa ASI sesuai dengan payudara kamu. Perisai payudara harus erat mengelilingi puting susu kamu tapi sisihkan ruang yang cukup sehingga puting kamu tidak menggosok ke dinding perisai dan bisa bergerak bebas bolak-balik.

source: http://perawatanbayi.com/panduan-memompa-asi-perah-ibu-sibuk

2. Kunci merangsang ASI yang sukses adalah merangsang refleks let-down kamu. Pijat payudara kamu sebelum dan sesekali saat memompa untuk mendorong aliran susu. Jika kamu merasa kesakitan, sebaiknya berhenti memompa dan mintalah disarankan konsultan dengan konsultan laktasi. Vacuum Comfort Maksimum adalah vakum tertinggi yang bisa ditoleransi dan tetap nyaman. Kamu bisa menentukan Vacuum Comfort Maksimum kamu sendiri dengan meningkatkan vakum hingga memompa terasa sedikit tidak nyaman lalu sedikit vakum sedikit berkurang. Sedangkan  pemompaan ganda dapat mempersingkat waktu pemompaan dua kali lipat. Tingkat prolaktin kamu lebih tinggi saat kamu menggunakan pompa ganda, sehingga kamu bisa menghasilkan lebih banyak ASI pera dari waktu ke waktu. Saat memompa satu payudara sekaligus, beralih dari satu sisi ke sisi lainnya beberapa kali.

source: https://hellosehat.com/pijat-payudara-melancarkan-asi/
baca juga

3. Lebih mudah mengeluarkan ASI saat kamu rileks, maka luangkan waktu untuk mulai menggunakan pompa ASI. Karena jika kamu lakukan terburu-buru akan maka sulit mendapatkan hasil yang kamu harapkan. Lakukan latihan pernapasan dalam, latihan relaksasi dari kelas antenatal atau visualisasi positif kamu misalnya duduk di bawah sinar matahari di tepi danau.

source: https://www.cosmomom.net/manfaat-dari-pompa-asi/

4. Carilah tempat yang tenang dan hindari gangguan. Oleskan kompres hangat ke payudara kamu untuk meningkatkan let-down dan aliran susu. Beberapa wanita lebih suka memijat payudara mereka sebelum memompa untuk mendorong refleks let-down.

5. Rileks kan bahu kamu, pastikan punggung dan lengan kamu didukung dengan baik. Pegang perisai payudara dari set pompa ASI di antara ibu jari dan telunjuk. Gunakan telapak tangan dan jari lainnya untuk menopang payudara. Ini membantu untuk mempertahankan segel baik antara perisai payudara dan payudara dan menghindari mendorong tepi perisai payudara ke dalam jaringan payudara kamu, yang dapat menyebabkan saluran susu yang tersumbat.

source: http://hypnobirthingsurabaya.com/9-tips-memperbanyak-produksi-asi/
baca juga

6. Banyak ibu merasa lebih mudah untuk memerah ASI mereka di depan bayi mereka. Jika kamu terpisah dari bayi kamu, kamu bisa melihat foto si Kecil, dengarkan rekaman suaranya atau cium pakaiannya.

7. Minumlah minuman yang enak dan camilan sehat praktis sebelum dan selama sesi pemompaan. Setelah itu kamu dapat beristirahat sebanyak mungkin.

source: http://nova.grid.id/Kesehatan/Wanita/Mana-Yang-Lebih-Rentan-Stres-Ibu-Bekerja-Atau-Ibu-Rumah-Tangga